Senin 25 May 2026 15:33 WIB

Tito Ungkap Dana Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera Rp 100 Triliun

Dana sebanyak itu digunakan untuk pembangunan di tiga provins terdampak bencana.

Mendagri M Tito Karnavian meninjau salah satu daerah terdampak bencana di Pulau Sumatera.
Foto: Dok Kemendagri
Mendagri M Tito Karnavian meninjau salah satu daerah terdampak bencana di Pulau Sumatera.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera, M Tito Karnavian mengungkapkan, pemerintah menyetujui anggaran senilai Rp 100,16 triliun untuk pemulihan permanen tiga provinsi di Sumatera. Dana sebanyak itu akan digunakan untuk pebangunan di wilayah terdampak bencana.

Tito menyampaikan, rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera kini sudah memasuki tahap ketiga yakni pemulihan permanen, setelah melewati tahap tanggap darurat dan tahap transisi. Pemerintah, kata dia, juga telah menyiapkan rencana induk untuk pembangunan itu, setelah merekap data dari seluruh daerah terdampak.

Baca Juga

"Anggaran yang sudah kami usulkan dan alhamdulillah sudah disetujui di tingkat pemerintah, dan kami tadi laporkan kepada Satgas DPR RI yang dipimpin oleh Prof Sufmi Dasco Ahmad," kata Tito seusai menghadiri Rapat Satgas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).

Berdasarkan rencana induk (renduk), menurut Tito, tahapan pemulihan permanen itu akan diselesaikan dalam waktu tiga tahun, yakni tahun 2026-2028. Anggaran Rp100 triliun lebih itu pun dibagi-bagi ke dalam tiga tahun anggaran tersebut.

"Di tahun 2026 totalnya adalah Rp38,9 triliun. Kemudian untuk tahun 2027, Rp 32,9 triliun, dan di tahun 2028, Rp 28,2 triliun. Totalnya lebih kurang Rp 100,1 triliun," kata mantan Kapolri itu.

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi