Ahad 24 May 2026 09:53 WIB

Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Wamendagri Damaikan Konflik Suku di Wamena

Konflik antarsuku di Papua Pegunungan memicu pengungsian warga ke wilayah lain.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk.
Foto: Dok Kemendagri
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tokoh muda Papua Pegunungan, Charles Kossay, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk yang turun langsung ke Wamena, ibu kota Provinsi Papua Pegunungan. Ribka mengawal langsung proses perdamaian konflik suku yang terjadi di wilayah tersebut.

Dia menilai, kehadiran Ribka dalam rapat koordinasi penanganan konflik sebagai bentuk nyata perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap masyarakat Papua Pegunungan, khususnya dalam menangani dampak konflik sosial. Hal itu lantaran konflik memicu terganggunya stabilitas keamanan serta munculnya pengungsian warga ke wilayah lain.

Baca Juga

"Kami mengapresiasi kehadiran langsung Ibu Wamendagri di Wamena. Kehadiran pemerintah pusat di tengah masyarakat yang sedang menghadapi konflik merupakan bentuk kepedulian negara dalam menjaga keamanan, kedamaian, dan persatuan masyarakat Papua Pegunungan," ujar Charles dalam siaran pers di Jakarta, Ahad (24/5/2026).

Charles menilai, langkah yang dilakukan mantan Sekda Provinsi Papua Tengah tersebut sangat penting karena tidak hanya memberikan asistensi dan penguatan terhadap peran pemerintah daerah, tetapi juga terlibat langsung dalam proses penghentian konflik. Selain itu, Ribka membangun komunikasi perdamaian antar kelompok masyarakat.

Berita Lainnya

Rekomendasi