REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Khleg Gamal Mohammed Al-Yamani, Wisudawan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ), menyampaikan pidato sebagai perwakilan wisudawan dalam Sidang Terbuka Senat UMJ Wisuda Periode I Tahun 2026, Sesi Pertama, yang berlangsung di Auditorium KH Ahmad Azhar Basyir, MA., Gedung Cendekia UMJ, Sabtu (23/5/2026).
Baca juga: UMJ Luluskan 1.176 Mahasiswa pada Wisuda Periode I 2026
Khleg menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah wisudawan tempuh. Ia menekankan bahwa wisuda bukan sekadar tanda kelulusan, tetapi bukti kerja keras, kesabaran, dan harapan yang terus dijaga.
“Setelah bertahun-tahun bekerja keras, menghadapi tantangan dan menjaga harapan, akhirnya kami mencapai momen ini,” ujar Khleg.
Sebagai mahasiswa internasional, Khleg menyebutkan UMJ telah menjadi tempat yang menerima keberagaman budaya dan mempersatukan mahasiswa dari berbagai negara melalui ilmu pengetahuan. Ia menegaskan, dukungan teman, dosen, dan sivitas akademika membuat kampus ini terasa seperti rumah kedua.
“Di UMJ, kami belajar perbedaan budaya bukanlah penghalang. Melainkan kesempatan untuk saling mengenal dan dipersatukan oleh ilmu pengetahuan,” katanya.
Khleg juga mengenang pengalaman pengabdian masyarakat di Malaysia, yang mengajarkan nilai kebersamaan dan pentingnya solidaritas antar mahasiswa dari berbagai latar belakang. “Perjalanan itu mengingatkan kami bahwa meskipun berasal dari negara dan dialek yang berbeda, kami tetap mampu menjadi seperti keluarga,” ungkap Khleg.
Ia juga membagikan pesan inspiratif dari sebuah puisi yang selalu menjadi motivasi selama menempuh studi. “Bertahun-tahun usaha dan meski terasa panjang, pasti akan berakhir pada waktunya. Dengan pertolongan Allah, harapan tidak akan pernah gagal. Setelah kesulitan itu akan datang kelapangan dan kemudahan,” tutur Khleg.
Selain itu, Khleg menyitir inspirasi dari Nelson Mandela mengenai pentingnya pendidikan. “Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang dapat kita gunakan untuk mengubah dunia,” tambahnya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Rektor UMJ, Prof Dr Ma’mun Murod, M.Si., serta Dekan FKM, Dr. Erni, dan seluruh dosen dan staf atas dukungan selama perjalanan akademik. Khleg juga berterima kasih kepada pembimbingnya, Dewi Permowati dan Munaya Fauziah, serta orang tua yang selalu memberi doa dan dukungan.
Khleg menutup pidatonya dengan harapan agar UMJ terus berkembang menjadi kampus yang menyambut mahasiswa dari seluruh dunia. Ia menekankan pentingnya ilmu, kebaikan, dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai landasan pendidikan di universitas ini.
Sebanyak 1.176 mahasiswa UMJ resmi dinyatakan lulus dalam prosesi wisuda Program Doktor ke-14, Spesialis ke-9, Program Sarjana ke-83, dan Diploma Tiga pada tahun akademik 2025/2026.
Turut hadir Sekretaris Kopertais Wilayah I, Dr Abdul Mu’in, M.Pd., Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof Dr Jamhari Makruf, Duta Besar Yaman untuk Indonesia Salem Ahmed Balfakeeh, dan Ketua DPRD Tangerang Selatan H Abdul Rasyid, S.Ag., M.A.P.




