REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih timnas Indonesia John Herdman menyatakan, fokus utamanya untuk ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF 2026 adalah menjalani pertandingan satu demi satu, bukan langsung membicarakan peluang juara.
Herdman menjelaskan, pendekatan tersebut pernah diterapkannya ketika membawa Kanada lolos ke Piala DUnia 2022 setelah absen selama 36 tahun. Menurut dia, keberhasilan Kanada dibangun lewat fokus pada setiap pertandingan, bukan memikirkan hasil akhir sejak awal.
“Satu pertandingan demi satu pertandingan,” kata Herdman kepada wartawan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Vietnam, Kamboja, dan pemenang play-off antara Brunei Darussalam atau Timor-Leste.
Tim Garuda akan memulai turnamen dengan menjamu Kamboja pada 27 Juli, kemudian melawat menghadapi pemenang play-off Brunei Darussalam atau Timor Leste pada 31 Juli. Setelah itu Indonesia menjamu Vietnam pada 3 Agustus dan menutup fase grup dengan laga tandang melawan Singapura pada 7 Agustus.
Herdman menegaskan dirinya tidak ingin terlalu jauh berbicara mengenai target juara. Menurut dia, fokus utama saat ini adalah memastikan tim mampu menjalani proses dengan baik dan membangun mentalitas yang tepat di setiap pertandingan.
“Kalau proses dan mentalitas benar, hasil akan mengikuti,” ujar Herdman.
Indonesia sendiri belum pernah menjuarai Piala AFF meski sudah enam kali mencapai partai final. Herdman menilai timnya harus lebih dulu fokus menghadapi lawan pertama, yakni Kamboja, sebelum memikirkan tahapan berikutnya.




