Jumat 22 May 2026 19:25 WIB

Ini Mengapa Iran tak Jatuh Meski Puluhan Tokohnya Dibunuh AS-Israel Menurut Media Barat

Pengambilan putusan penting di Iran dinilai diambil oleh lebih dari satu orang

Warga Iran berjalan di depan foto Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei di Teheran, Ahad (19/4/2026).
Foto: EPA/Abedin Taherkenareh
Warga Iran berjalan di depan foto Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei di Teheran, Ahad (19/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Pembunuhan pemimpin tertinggi spiritual Iran Ali Khamenei dalam serangan Israel pada 28 Februari sempat menciptakan kekosongan di puncak kekuasaan dan mengubah koridor kekuasaan di Teheran.

Putranya, Mojtaba Khamenei, diangkat sebagai penggantinya, tetapi laporan menunjukkan bahwa ulama berusia 56 tahun itu tidak memiliki pengaruh yang sama seperti ayahnya.

Baca Juga

Sebaliknya, sekelompok kecil elite pria di posisi senior, yang sebagian besar adalah komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) saat ini memandu pengambilan keputusan di Iran. Demikian menurut laporan New York Times (NYT).

"Para pejabat senior Iran menyatakan bahwa semua masalah penting dijalankan oleh pewaris berusia 56 tahun itu. Namun, pengambilan keputusan dilakukan lebih dari satu orang," kata laporan itu.

Laporan menambahkan 'kelompok saudara' yang berpengalaman sejak perang brutal selama delapan tahun antara Iran dan Irak yang dimulai pada tahun 1980 punya peran penting dalam pengambilan keputusan

Garda Revolusi Islam Iran

Didirikan pada tahun 1979 untuk melindungi revolusi Islam dan pemimpinnya, Garda Revolusi mempromosikan beberapa komandan ini ke pangkat jenderal ketika mereka masih berusia akhir 20-an atau awal 30-an.

Dukungan Barat untuk Irak dalam perang meyakinkan Teheran bahwa Iran harus menempuh jalannya sendiri, apa pun risikonya. Setelah perang dengan Irak berakhir, para komandan ini kemudian mengendalikan dinas intelijen atau keamanan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi