Sabtu 16 May 2026 05:45 WIB

Dinsos Kotim Jaring 270 Siswa Baru untuk Sekolah Rakyat

Dinsos Kotawaringin Timur mulai rekrut 270 siswa untuk Sekolah Rakyat Terintegrasi tahun ajaran 2026/2027, fokus pada keluarga miskin.

Rep: antara/ Red: antara
Dinsos Kotim jaring 270 murid baru untuk Sekolah Rakyat.
Foto: antara
Dinsos Kotim jaring 270 murid baru untuk Sekolah Rakyat.

REPUBLIKA.CO.ID, SAMPIT, – Dinas Sosial (Dinsos) Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mulai melaksanakan penjaringan calon peserta didik untuk Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 55 tahun ajaran 2026/2027 dengan kuota sebanyak 270 siswa. Proses seleksi ini difokuskan kepada anak-anak dari keluarga miskin kategori desil satu dan desil dua.

Kepala Dinsos Kotim Hawianan menyatakan bahwa target rekrutmen siswa baru ini terdiri dari 90 siswa untuk SD, 90 siswa untuk SMP, dan 90 siswa untuk SMA, total sebanyak 270 siswa. "Kuota penerimaan siswa mengacu pada Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Nomor 1745/1/DL.00.02/05/2026," katanya di Sampit, Jumat.

Proses penjaringan dilakukan melalui sistem penjangkauan langsung dengan mengacu pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan data Program Keluarga Harapan (PKH). Metode ini berbeda dengan sekolah umum di mana calon murid mendaftar langsung. "Kami melalui tim PKH yang turun ke lapangan dengan berbekal DTSEN," jelas Hawianan.

Pendamping sosial PKH terus melakukan pendataan dan verifikasi calon siswa yang dinilai memenuhi kriteria. Masyarakat yang mengetahui adanya anak dari keluarga miskin yang ingin bersekolah dapat melapor untuk diverifikasi oleh PKH dan BPS. Jika memenuhi persyaratan, anak tersebut dapat diterima di Sekolah Rakyat.

Hawianan menegaskan bahwa mekanisme penerimaan siswa dilakukan secara ketat agar program pendidikan tepat sasaran dan menyentuh masyarakat miskin. Sekolah Rakyat menerapkan sistem pendidikan berasrama, di mana seluruh siswa diwajibkan tinggal di asrama selama masa pendidikan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement