Jumat 15 May 2026 11:07 WIB

Dua Kali Jadi Sasaran Agresi Brutal AS-Israel, Iran Tegaskan tak akan Pernah Menyerah pada Mereka

Iran telah dua kali menjadi sasaran agresi brutal dan ilegal oleh AS dan Israel.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan, tidak ada solusi militer untuk masalah yang melibatkan Iran. Araghchi memastikan, negaranya tidak akan menyerah pada tekanan atau ancaman siapapun.
Foto: POOL/EPA
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan, tidak ada solusi militer untuk masalah yang melibatkan Iran. Araghchi memastikan, negaranya tidak akan menyerah pada tekanan atau ancaman siapapun.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan, tidak ada solusi militer untuk masalah yang melibatkan Iran. Araghchi memastikan, negaranya tidak akan menyerah pada tekanan atau ancaman siapapun.

Dalam pertemuan menteri luar negeri (menlu) BRICS 2026 di India, Araghchi menyebutkan Iran telah dua kali menjadi sasaran agresi brutal dan ilegal oleh AS dan Israel dalam waktu kurang dari setahun, menurut laporan Kantor Berita Fars.

Baca Juga

BRICS menggelar pertemuan dengan mengusung tema "Membangun Ketahanan, Inovasi, Kerja Sama, dan Keberlanjutan" di tengah konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran, yang dilancarkan sejak 28 Februari lalu dan kini sedang gencatan senjata.

BRICS diikuti oleh Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, Mesir, Etiopia, Uni Emirat Arab (UEA), Iran, dan Indonesia.

"Sekarang harus jelas bagi semua orang bahwa Iran tidak terkalahkan dan setiap kali berada di bawah tekanan, Iran muncul lebih kuat dan lebih bersatu dari sebelumnya," kata Araghchi.

Dia juga menegaskan Iran siap untuk berjuang dengan kekuatan penuh dalam membela kebebasan, kedaulatan, dan integritas wilayahnya sembari tetap berkomitmen penuh pada diplomasi.

"Seperti yang telah berulang kali saya tekankan, tidak ada solusi militer untuk masalah apa pun yang berkaitan dengan Iran. Kami, rakyat Iran, tidak akan menyerah pada tekanan atau ancaman apa pun, tetapi kami akan merespons dengan hormat," ucapnya.

Dia menambahkan angkatan bersenjata Iran siap memberikan respons kuat dan menghancurkan kepada agresor asing, sambil menekankan bahwa rakyat Iran adalah pencinta damai dan tidak menginginkan perang.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement