Kamis 14 May 2026 09:31 WIB

Pelecehan Seksual Santriwati di Jepara Terbongkar Lantaran 'Bocorhnya' Pesan WA Porno

Kedua orang tua korban sempat menginterogasi A.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Teguh Firmansyah
Kapolres Jepara AKBP Kristanto memberikan keterangan pers soal penangkapan seorang pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Tahunan yang menjadi tersangka kasus kekerasan seksual terhadap santriwati, Selasa (12/5/2026).
Foto: Dok Humas Polres Jepara
Kapolres Jepara AKBP Kristanto memberikan keterangan pers soal penangkapan seorang pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Tahunan yang menjadi tersangka kasus kekerasan seksual terhadap santriwati, Selasa (12/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JEPARA -- Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Anwar di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang juga terduga pelaku kekerasan seksual terhadap santriwati A telah ditangkap kepolisian. Kasus ini sejatinya hampir tak terbongkar seandainya pesan WA pornografi di handhphone korban tidak diketahui keluarga.

Menurut Erlinawarti, kuasa hukum korban mengungkapkan, A memiliki seorang adik perempuan dan laki-laki yang juga menjadi santri di Ponpes Al Anwar. Suatu waktu, adik perempuan A memainkan gawai milik kakaknya.

Baca Juga

Kemudian dia melihat sebuah tautan yang ternyata dikirim oleh terduga pelaku Abi Jamroh melalui aplikasi perpesanan instan. Isi tautan tersebut adalah konten bermuatan pornografi.

Adik perempuan A kemudian melaporkan hal itu kepada orang tua mereka. Dengan alasan terdapat saudara yang meninggal, A diminta pulang ke rumah oleh orang tuanya. Pada momen itulah, kedua orang tuanya menginterogasi A soal maksud dari pesan-pesan bermuatan pornografi yang dikirim Abi Jamroh.

Dalam salah satu pesannya, Abi Jamroh bahkan pernah meminta A agar berpura-pura kesakitan jika nanti telah menikah dan melakukan hubungan seksual dengan suaminya. Hal itu bertujuan menutup jejak perbuatan Abi Jamroh.

"Karena A kan sudah tidak perawan lagi," kata Erlinawati, kemarin. 

Menurut Erlinawati, ketika diinterogasi orang tuanya, awalnya A enggan berbicara jujur. Namun akhirnya dia menceritakan apa yang dialaminya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement