Selasa 12 May 2026 09:29 WIB

Gubernur KDM Wacanakan Pajak Kendaraan di Jabar Dihapus Diganti Jalan Berbayar

Rencana itu dinilai adil dibanding sistem pajak kendaraan yang digunakan saat ini.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Teguh Firmansyah
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Foto: Edi Yusuf
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tengah mengkaji penghapusan pajak kendaraan bermotor diganti dengan skema jalan raya berbayar atau mirip jalan tol di Jalan milik Pemprov Jawa Barat. Ia mengaku tahap saat ini masih dalam kajian yang dilakukan Pemprov Jabar.

"Menghilangkan pajak kendaraan bermotor diganti dengan jalan berbayar," ucap dia belum lama ini di Gedung DPRD Jawa Barat, Senin (11/5/2026).

Baca Juga

Ia menuturkan, Pemprov Jabar tengah melakukan kajian agar pajak kendaraan bermotor ditiadakan dan diganti dengan jalan berbayar di jalan provinsi yang diklaim sudah berkualitas. Rencana tersebut dinilai adil daripada pajak kendaraan yang saat ini digunakan.

Selanjutnya, hasil dari pembayaran dapat langsung digunakan untuk memaksimalkan kemantapan jalan. Ia pun mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat untuk optimis daripada pesimis.

"Menurut saya itu jauh lebih berkeadilan dibanding pajak kendaraan bermotor, mobil yang dipakai dan yang tidak dipakai bayar pajaknya sama," kata dia.

"Siapa yang pakai jalan provinsi, bayar. Itu kan lebih berkeadilan dibanding dengan mobilnya dipungutin pajak tapi tidak pernah jalan," ungkap dia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement