REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali membenarkan, pemerintah Jepang menawarkan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) kepada Indonesia. Selain kapal fregat kelas Mogami (FFM Kumano), Jepang juga menawarkan kapal selam kelas soryu (JS Jingei).
Penawaran itu terjadi kala Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Menhan Jepang Shinjiro Koizumi di Kemenhan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Hal itu terjadi setelah pemerintah Jepang merevisi aturan hingga bisa mengekspor alutsista kepada 17 negara mitra, termasuk Indonesia.
"Fregat Mogami dan kapal selam dari Jepang ini memang ada penawaran dari pihak Kemhan Jepang, tetapi ini masih terus dibicarakan dengan pihak Kementerian Pertahanan kita," kata Ali dalam jumpa pers di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/5/2026).
Ali mengaku, hingga saat ini belum mengetahui seperti apa keputusan yang akan diambil Kemenhan RI terkait tawaran alutsista tersebut. TNI AL, kata dia, selaku operator menyerahkan hal tersebut kepada Kemhan. "Kita mengikuti apa yang diarahkan oleh Kementerian Pertahanan," ujar Ali.




