Senin 11 May 2026 18:38 WIB

Hammer Fight Series 3 Cetak Sejarah, Borong Dua Rekor MURI dalam Sehari

Promotor Hammer Fight Ismail Said mengaku bangga atas pencapaian tersebut.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Promotor Hammer Fight Ismail Said menerima dua penghargaan dari MURI lewat kategori pertandingan terbanyak dan perebutan sabuk terbanyak dalam satu hari yang berlangsung di Bali United Studio, Jakarta, Ahad (10/5/2026).
Foto: Istimewa
Promotor Hammer Fight Ismail Said menerima dua penghargaan dari MURI lewat kategori pertandingan terbanyak dan perebutan sabuk terbanyak dalam satu hari yang berlangsung di Bali United Studio, Jakarta, Ahad (10/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ajang olahraga kombat Hammer Fight Series 3 mencetak sejarah baru di Indonesia. Kejuaraan yang digelar di Bali United Studio, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Ahad (10/5/2026), berhasil memecahkan dua Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sekaligus.

Dua rekor tersebut yakni kompetisi olahraga kombat dengan jumlah partai pertandingan terbanyak dalam satu hari serta pemberian sabuk terbanyak dalam satu ajang. Total lebih dari 125 partai digelar sejak pagi hingga malam hari dengan melibatkan berbagai kategori petarung.

Baca Juga

Senior Manager Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Triyono mengatakan pencapaian tersebut menjadi catatan baru yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia.

“Pada hari ini Museum Rekor Dunia Indonesia mencatat sebuah rekor baru, di mana dalam satu hari dalam suatu kompetisi olahraga combat dilaksanakan lebih dari 125 partai,” ujar Triyono.

Menurut dia, jumlah pertandingan tersebut menjadikan Hammer Fight Series 3 sebagai ajang olahraga kombat dengan partai terbanyak yang pernah dicatatkan MURI.

Tak hanya itu, ajang tersebut juga mencatatkan rekor untuk jumlah sabuk terbanyak yang diberikan dalam satu event olahraga kombat, yakni sebanyak 12 sabuk.

“Ada dua rekor yang tercatat sekaligus. Yang pertama kategori jumlah partai terbanyak, yang kedua jumlah sabuk yang diberikan pada hari ini juga yang terbanyak, sebanyak 12 sabuk,” kata Triyono.

MURI pun mengapresiasi penyelenggaraan Hammer Fight Series 3 yang dinilai mampu menjadi wadah lahirnya bibit-bibit atlet olahraga kombat nasional.

“MURI berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan agar menjadi wadah bagi bibit-bibit olahragawan combat Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Promotor Hammer Fight Ismail Said mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Ia menilai perkembangan olahraga kombat di Indonesia semakin pesat dan mulai mendapat perhatian luas dari masyarakat.

“Ini adalah suatu kebanggaan dan rasa terima kasih karena tercatat di rekor MURI dengan sabuk terbanyak dan kompetisi olahraga dengan partai terbanyak dalam satu hari,” ucap Ismail.

Dalam ajang tersebut, Hammer Fight menggabungkan dua cabang olahraga sekaligus, yakni tinju dan muaythai. Konsep tersebut sengaja dihadirkan untuk mendorong perkembangan kedua cabang olahraga secara bersamaan.

“Saya coba kombinasikan boxing dan muaythai. Biasanya hanya boxing atau muaythai dalam satu hari, sekarang kami gabungkan supaya dua cabor ini bisa berkembang bersama-sama,” kata Ismail.

Ia menambahkan, event tersebut juga memberikan kesempatan bagi petarung dari berbagai level, mulai debutan, amatir hingga profesional untuk tampil di atas ring.

“Kami memberikan kesempatan untuk pemula, amatir, dan profesional agar mereka bisa merasakan atmosfer bertanding di atas ring sebagai jenjang menuju profesional,” jelasnya.

Ke depan, Hammer Fight membuka peluang memperluas konsep pertandingan dengan melibatkan cabang olahraga kombat lainnya seperti MMA hingga Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement