Senin 11 May 2026 18:08 WIB

Grace Natalie Ungkap Alasan tak Dibantu PSI: Permintaan Saya Sebagai Pendiri Partai

Grace tidak dibantu PSI setelah diadukan sekelompok massa ke Bareskrim Polri.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Erik Purnama Putra
Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie Louisa memberikan keterangan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026).
Foto: Republika/Bayu Adji Prihammanda
Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie Louisa memberikan keterangan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie Louisa buka suara terkait laporan polisi yang menyeret namanya. Terlebih, pantai yang dinaunginya tidak memberikan bantuan hukum terhadapnya.

Dia menyatakan, keputusan partai untuk tidak memberikan bantuan hukum adalah permintaan pribadi darinya. Pasalnya, kasus yang menimpa dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan partai berlogo gajah tersebut.

Baca Juga

"Poin yang pertama adalah menyikapi atau meresponi berita-berita yang sempat teman-teman tanyakan, ketika minggu lalu ada pernyataan dari Ketua Harian Ahmad Ali. Jadi saya ingin menyampaikan bahwa pernyataan beliau itu didasari oleh permintaan saya sebagai pendiri partai," kata Grace di kawawan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026).

Dia menyatakan, pernyataannya yang diunggah melalu akun media sosialnya merupakan pendapat sebagai warga biasa. Pernyataan itu bukan dibuat sebagai sikap partainya. Karenanya, ia tidak mau urusan pribadinya disangkutpautkan dengan PSI.

"Oleh karenanya saya selaku pendiri partai menginstruksikan kepada Ketua Harian, dalam hal ini Bang Ahmad Ali, agar tidak melibatkan partai," ujar mantan staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

Grace mengaku, menerima banyak pertanyaan dari masyarakat terkait sikap PSI. Apalagi, banyak yang memaknai sikap partai yang disampaikan melalui Ketua Harian PSI Ahmad Ali itu sebagai hal yang tidak-tidak.

"Padahal itu saya yang minta, saya yang menginstruksikan kepada Ketua Harian karena saya memang mengupload materi saya di media sosial saya selaku pribadi sebagai warga masyarakat," kata Grace didampingi fungsionaris PSI sekaligus Wakil Menteri Kependudukan Ratu Ayu Isyana Bagus Oka.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement