REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- New York Knicks tampil seperti tim yang sedang berada di puncak keyakinan mereka. Di Philadelphia, Knicks memperlihatkan dominasi penuh untuk menyingkirkan klub tuan rumah Philadelphia 76ers dan melangkah ke Final Wilayah Timur NBA.
Kemenangan telak 144-114 pada gim keempat semifinal wilayah di Philadelphia, Senin (11/5/2026) WIB, memastikan Knicks menyapu bersih seri dengan skor 4-0. Ini menjadi pencapaian bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, Knicks berhasil mencapai Final Wilayah Timur dalam dua musim berturut-turut.
Knicks tampil begitu agresif sejak awal pertandingan. Mereka menghujani ring Philadelphia dengan tembakan tiga angka tanpa henti hingga menyamai rekor playoff NBA lewat 25 tripoin dalam satu laga.
Malam sempurna New York dipimpin oleh penampilan mengejutkan Miles McBride. Dipercaya menjadi starter menggantikan OG Anunoby yang cedera, McBride justru tampil luar biasa dengan mencetak 25 poin, termasuk tujuh tripoin.
Kuarter pertama menjadi awal kehancuran bagi Philadelphia. Knicks langsung panas dengan 11 tripoin hanya dalam satu kuarter. Mereka kemudian menutup babak pertama dengan keunggulan mencolok 81-57, membuat pertandingan terasa hampir selesai bahkan sebelum halftime.
Pelatih Knicks Mike Brown menyebut fokus dan energi para pemainnya menjadi pembeda utama dalam seri ini. “Para pemain kami mencoba membawa fokus pada detail serta tingkat energi dan usaha mereka ke level yang lebih tinggi. Itulah alasan besar mengapa kami memainkan bola basket yang cukup bagus,” kata Brown.
Di sisi lain, Philadelphia kembali harus menerima kenyataan pahit. Musim mereka berakhir tanpa mampu melewati babak kedua playoff, sesuatu yang terus menghantui franchise tersebut sejak 2001.
Pelatih Nick Nurse tidak menampik bahwa timnya kalah jauh dalam urusan energi dan intensitas permainan. “Energinya adalah sebuah celah besar antara energi mereka dan energi kami,” ujar Nurse.
Joel Embiid kembali menjadi tumpuan utama 76ers dengan mencetak 24 poin. Namun, upaya bintang asal Kamerun itu tidak cukup untuk menghentikan derasnya serangan Knicks.
Meski gagal membawa Philadelphia melangkah lebih jauh, Embiid mengaku bersyukur karena kondisi lututnya mulai membaik setelah sepanjang musim diganggu cedera.
Bagi Knicks, kemenangan ini memperpanjang laju impresif mereka di playoff menjadi tujuh kemenangan beruntun. Tim asal New York itu kini menunggu lawan di Final Wilayah Timur antara Cleveland Cavaliers atau Detroit Pistons.
Dengan performa seagresif ini, Knicks tidak lagi sekadar menjadi kuda hitam. Mereka mulai terlihat sebagai penantang serius untuk melangkah hingga Final NBA.




