Laporan Jurnalis Republika Bambang Noroyono dari Turki.
REPUBLIKA.CO.ID, MARMARIS -- Tim Hukum Global Sumud Flotilla, Adalah mengabarkan tentang Zionis Israel yang akan membebaskan dua aktivis kemanusiaan Thiago Avila dan Saif Abukeshek. Thiago dan Saif merupakan dua aktivis yang memimpin pelayaran sipil Global Sumud Flotilla 2026 untuk menembus blokade Gaza, Palestina mengirimkan bantuan kemanusiaan.
Adalah pada Sabtu (9/5/2026) mengabarkan pembebasan Thiago dan Saif itu disampaikan oleh Badan Intelijen Shabak kepada tim advokasi. "Bahwa aktivis dan pemimpin Global Sumud Flotilla (GSF), Thiago Avila dan Saif Abukeshek, akan dibebaskan dari penahanan Israel hari ini, Sabtu, 9 Mei 2026," begitu pernyataan Adalah yang diterima Republika, di Marmaris, Turki, Sabtu (9/5/2026).
Adalah mengatakan, Thiago dan Saif akan diserahkan kepada otoritas imigasi di wilayah penjajahan, untuk selanjutnya dideportasi. Belum diketahui ke negara mana Thiago dan Saif akan dipulangkan paksa. Namun ada kabar yang menyebutkan Thiago dan Saif akan dideportasi melalui Mesir. "Mereka (Thiago dan Saif) akan diserahkan kepada otoritas imigrasi Israel hari ini dan ditahan sambil menunggu deportasi mereka," begitu kata Adalah.
Adalah mengatakan, akan terus memantau perkembangan terkait rencana pembebasan Thiago dan Saif. Hal tersebut untuk memastikan realisasi pembebasan dua aktivis kemanusiaan itu dari penawanan zionis. "Kami akan memastikan bahwa pembebasan dari penahanan akan berjalan lancar, diikuti oleh deportasi mereka dari Israel," sambung Adalah.
Saif merupakan salah satu pemimpin pelayaran Global Sumud Flotilla 2026. Bersama Thiago Avila, keduanya memimpin armada kemanusiaan dalam misi menembus blokade Gaza untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga di Palestina yang hingga kini masih dalam penjajahan zionis.
Lihat postingan ini di Instagram




