Jumat 08 May 2026 18:51 WIB

Pastikan Fasilitas Kawasan Nelayan Terintregasi, Wapres Tinjau KNMP di Lampung

Kunjungan tersebut memastikan kesiapan fasilitas dan operasional kawasan nelayan.

Rep: Muhammad Noor Alfian Choir/ Red: Mas Alamil Huda
Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka.
Foto: Republika/Muhammad Noor Alfian Choir
Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Margasari di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (8/5/2026). Kunjungan tersebut untuk memastikan kesiapan fasilitas dan operasional kawasan nelayan.

Dalam kunjungan tersebut Gibran didampingi oleh Gubernur Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, serta Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Lotharia Latif. 

Baca Juga

Gibran melihat langsung berbagai fasilitas penunjang aktivitas nelayan yang telah dibangun, mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), gudang beku portabel, dan pabrik es portabel KNMP.

Pada kesempatan ini, Wapres menekankan bahwa pembangunan KNMP harus mampu mengubah kampung nelayan menjadi kawasan produktif yang modern, terintegrasi, dan memberi nilai tambah lebih besar bagi masyarakat.

“Maksimalkan fasilitas dan pelayanan, agar masyarakat bisa fokus mencari ikan dan meningkatkan hasil produksi,” jata Gibran, Jumat (8/5/2026). 

Sementara itu, Kepala Desa Margasari, Wahyu Jaya, yang turut mendampingi saat peninjauan menyampaikan, dengan adanya fasilitas terintegrasi di KNMP ini nantinya dapat semakin mendukung aktivitas nelayan. Tidak hanya saat proses penangkapan ikannya saja, namun juga proses-proses setelahnya.

“Dengan adanya gudang beku, masyarakat dapat menyimpan hasil tangkapannya langsung di sini juga,” kata Wahyu. 

Ia pun berharap, dengan fasilitas penunjang aktivitas nelayan ini, ke depan kesejahteraan masyarakat pesisir dapat terus meningkat dan potensi kekuatan bahari Indonesia dapat terjaga.

“Juga ada senkul (sentra kuliner) ya. Senkul yang disediakan mungkin olahan-olahan dari masyarakat sini, ciri khas, dari olahan ikannya juga nanti bisa menjadi ciri khas bahwasanya ini daerah pesisir yang punya banyak potensi,” imbuh Wahyu.

“Harapan masyarakat bahwasanya ini bisa continue (berkelanjutan), tidak hanya gebrakan,” tutupnya.

Melalui kunjungan di KNMP Desa Margasari ini, Wapres berharap potensi kelautan dan perikanan di wilayah Lampung Timur yang memiliki sejumlah komoditas unggulan seperti ikan bawal, kakap, dan kerapu dapat semakin dioptimalkan. Dengan demikian, kawasan ini diharapkan mampu melahirkan kampung nelayan dan kampung budi daya yang lebih mandiri, berdaya saing, dan sejahtera, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas masyarakat pesisir.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement