REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Ditjen Dukcapil Kemendagri bersama Pemkab Bekasi menunjukkan kepedulian terhadap keluarga korban kecelakaan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, beberapa waktu lalu. Penyerahan dokumen kependudukan dan santunan dilakukan di Kantor Bupati Bekasi, Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menjelaskan, penyerahan dokumen bukan sekadar pemberian bantuan, tetapi wujud kehadiran negara bagi rakyat. "Bukan hanya dokumen dan santunan, tetapi bukti nyata bahwa negara hadir. Kami apresiasi Ditjen Dukcapil dan Dinas Dukcapil daerah yang cepat dan responsif dalam menerbitkan dokumen kependudukan," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (8/5/2026).
Menurut Asep, Pemkab Bekasi juga memberikan santunan dukacita sebesar Rp 10 juta. Hal itu menyusul bantuan dari Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan yang sedang dalam tahap penyaluran kepada keluarga korban.
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus menekankan pentingnya dokumen kependudukan bagi setiap warga. Dia pun menggarisbawahi, dokumen kependudukan adalah hal penting, mulai dari kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), hingga akta kematian.
"Dalam berbagai musibah, Dukcapil hadir membantu penerbitan dokumen agar keluarga korban tetap terlindungi secara administrasi. Terima kasih kepada Dinas Dukcapil daerah dan OPD lain yang telah sigap membantu," kata Teguh saat menyerahkan dokumen kependudukan secara simbolis kepada keluarga korban.




