Jumat 08 May 2026 09:18 WIB

Iran-AS Baku Tembak di Selat Hormuz, Trump Ancam Ada Serangan Baru Jika Kesepakatan tak Tercapai

Iran memukul mundur kapal-kapal AS dari Selat Hormuz.

Kapal penyapu ranjau USS Santa Barbara (LCS 32) yang membersamai USS Tulsa (LCS 16) tiba di Singapura  sebelum bertolak ke Selat Hormuz pada 18 Maret 2026.
Foto: Warship Cam
Kapal penyapu ranjau USS Santa Barbara (LCS 32) yang membersamai USS Tulsa (LCS 16) tiba di Singapura sebelum bertolak ke Selat Hormuz pada 18 Maret 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Angkatan bersenjata Iran meluncurkan serangan rudal terhadap pasukan Amerika Serikat (AS) untuk membalas serangan AS terhadap sebuah kapal tanker, kata laporan televisi nasional Iran pada Kamis (7/5/2026), dengan mengutip sumber militer. Adapun pada Rabu (6/5/2026), Komando Pusat AS mengatakan pasukannya telah melumpuhkan sebuah kapal tanker yang mengibarkan bendera Iran di sekitar Teluk Oman.

Namun, laporan Iran tidak menerangkan apakah kedua insiden tersebut berhubungan. Setelah menghadapi tembakan pasukan Iran di Selat Hormuz dan mengalami kerusakan, kapal-kapal AS tersebut mundur, kata laporan tersebut meski tanpa merinci kapan terjadinya.

Baca Juga

Sementara itu, pada Kamis pula, suara ledakan dilaporkan terdengar di barat Teheran, dengan kantor berita Mehr mengkonfirmasi sistem pertahanan udara beroperasi di ibu kota Iran itu. AS juga dilaporkan melancarkan serangan terhadap Pelabuhan Qeshm dan Kota Bandar Abbas, menurut laporan Fox News, mengutip pejabat senior militer AS.

Beberapa jam setelah terjadi baku tembak, Press TV pada Jumat melaporkan bahwa, situasi di Selat Hormuz dan kota-kota pesisir Iran telah kembali normal.

 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement