REPUBLIKA.CO.ID, PATI -- Ali Yusron, kuasa hukum santriwati terduga korban pencabulan di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengaku telah menduga bahwa Ashari bin Karsana akan melarikan diri. Ashari merupakan pendiri Ponpes Ndholo Kusumo yang sudah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwati.
Ali mengungkapkan, dia memperoleh kabar bahwa Ashari melarikan diri sesaat setelah Polresta Pati melakukan penetapan tersangka pada 28 April 2026 lalu. "Pada saat ditetapkan tersangka itu dia kabur," katanya ketika diwawancara pada Rabu (6/5/2026).
Meski cukup menyayangkan hal tersebut, Ali meyakini kepolisian akan segera membekuk Ashari. "Saya percaya kepada penegak hukum yang ada, bahwa perkara ini adalah suatu perkara yang menjadi atensi. Saya percaya nanti juga tertangkap," ujarnya.
Menurut Ali, untuk melacak keberadaan Ashari, Polresta Pati telah melakukan pemeriksaan terhadap sopir dan keluarganya. Dia optimistis Ashari dapat dibekuk dalam waktu dekat.
Ali mengatakan, penangkapan dan penahanan Ashari akan mendorong para terduga korban kekerasan seksual lainnya untuk buka suara atau melapor. "Korbannya kan banyak ini. Nanti setelah si tersangka ini ditangkap dan dipenjara, maka ada banyak yang mau lapor," ucapnya.
Dia menambahkan, saat ini terdapat terduga-terduga korban yang belum mau mengungkap perbuatan kekerasan seksual Ashari. "Mereka ini pada takut," ujar Ali.
Oleh sebab itu, dia menantikan penangkapan dan penahanan Ashari.
Rekomendasi
-
Sabtu , 09 May 2026, 22:37 WIB
Inggris Kirim Satu Kapal Tempur untuk Persiapan Misi Amankan Selat Hormuz
-
-
Sabtu , 09 May 2026, 20:47 WIBNOC Indonesia Soroti Pendanaan Cabor, Okto Tegaskan Prestasi Butuh Dukungan Berkelanjutan
-
Sabtu , 09 May 2026, 20:38 WIBThe Game Changer Award NOC Indonesia: Rizki Juniansyah hingga Almarhum Bob Hasan Terima Penghargaan
-
Sabtu , 09 May 2026, 20:28 WIBAnsyari Lubis Abaikan Nominasi Best Coach, Fokus Bawa PSS Sleman Raih Gelar Juara
-
Sabtu , 09 May 2026, 20:19 WIBZionis Israel Dikabarkan Bakal Lepaskan 2 Pemimpin Pelayaran Global Sumud Flotilla
-