Kamis 07 May 2026 06:05 WIB

Indonesia Teken Pembelian 12 Drone Kizilelma dari Baykar, Turki

RI juga menandatangani kontrak untuk Bayraktar Akinci dan Bayraktar TB2 pada 2025.

Baykar berhasil melakukan uji terbang dua drone Bayraktar Kizilelma secara bersamaan.
Foto: @savunmaSanayiST
Baykar berhasil melakukan uji terbang dua drone Bayraktar Kizilelma secara bersamaan.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Baykar dan perusahaan kedirgantaraan asal Indonesia, PT Republik Aero Dirgantara (Republikorp), menandatangani perjanjian kerangka kerja ekspor pesawat tempur nirawak Bayraktar Kizilelma. Prosesi penandatanganan berlangsung di sela ajang SAHA 2026 International Defense, Aerospace and Space Industry Fair, Istanbul, Rabu (6/5/2026).

CEO Baykar, Haluk Bayraktar, mengatakan, kesepakatan tersebut menjadi tonggak penting bagi perusahaan pembuat drone. Hal itu karena merupakan kontrak ekspor pertama untuk Bayraktar Kizilelma.

Baca Juga

Haluk menjelaskan, Bayraktar TB2 saat ini menjadi sistem pesawat nirawak yang paling banyak diekspor di kelasnya. Sementara Bayraktar Kizilelma, sebagai salah satu pesawat tempur nirawak pertama di dunia, telah melakukan penerbangan perdana pada 2022.

"Sejak saat itu, kegiatan uji terbang berlangsung sangat intensif. Tahun lalu, proses produksi massal telah rampung dan target kami tahun ini adalah mulai menghadirkan Bayraktar Kizilelma untuk digunakan negara kami," kata Haluk dikutip dari Anadolu.

Menurut dia, perjanjian tersebut mencakup target pengiriman satu skuadron yang terdiri atas 12 unit Kizilelma mulai 2028. Selain itu, kesepakatan juga memuat opsi tambahan empat skuadron atau total 48 pesawat untuk pengadaan pada masa mendatang.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement