REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Dua dekade penantian Arsenal untuk kembali ke final Liga Champions berakhir. Tepat 20 tahun setelah pertama lolos ke partai puncak kompetisi antarklub terelite Eropa, the Gunners kembali ke panggung tertinggi usai menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1.
Kemenangan 1-0 pada leg kedua semifinal menentukan jalan Arsenal. Bukayo Saka menjadi pahlawan lewat golnya di Stadion Emirates, London, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB.
"Ini sangat indah. Anda bisa melihat apa artinya bagi kami dan apa artinya bagi para penggemar," kata Saka dalam wawancara dengan Amazon Prime di tengah perayaan kemenangan.
Jalannya laga
Pertandingan leg kedua dimulai dalam ketegangan. Skor agregat 1-1 membuat kedua tim bermain hati-hati, seolah menimbang setiap risiko. Arsenal mencoba mengalirkan bola, sementara Atletico menunggu celah, setia pada karakter disiplin khas tim asuhan Diego Simeone.
Momen yang dinanti akhirnya datang jelang turun minum. Berawal dari kerja cerdas Viktor Gyokeres dan tembakan Leandro Trossard yang ditepis Jan Oblak, bola liar jatuh di kaki Saka. Tanpa ragu, ia menuntaskannya menjadi gol pada menit ke-44. Gol yang disambut gegap gempita fans Arsenal yang memadati Stadion Emirates.
Selepas jeda, Atletico mencoba bangkit. Giuliano Simeone hampir menyamakan kedudukan, tetapi tekel krusial Declan Rice dan intervensi sigap Gabriel Magalhaes menjaga keunggulan Arsenal tetap utuh.
Ketegangan merambat hingga menit-menit akhir, ketika setiap serangan terasa bisa membuat pertandingan menuju arah berbeda.
View this post on Instagram