Senin 04 May 2026 14:50 WIB

Iran Beri Peringatan Keras ke Trump: Masuk ke Hormuz akan Kami Serang

Trump berencana untuk mengawal kapal kapal yang terjebak di Hormuz.

Warga Iran berkendara melewati papan reklame besar yang bertuliskan kalimat dalam bahasa Persia yakni Selat Hormuz tetap ditutup di Alun-alun Enghelab di Teheran, Iran, pada 22 April 2026.
Foto: EPA/ABEDIN TAHERKENAREH
Warga Iran berkendara melewati papan reklame besar yang bertuliskan kalimat dalam bahasa Persia yakni Selat Hormuz tetap ditutup di Alun-alun Enghelab di Teheran, Iran, pada 22 April 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Militer Iran mengancam akan menyerang pasukan AS jika tentara Paman Sam memasuki Selat Hormuz. Pernyataan itu disampaikan Iran setelah Donald Trump mengumumkan operasi untuk mengawal kapal keluar dari jalur tersebut.

"Kami akan menyerang pasukan bersenjata asing mana pun yang mencoba mendekati atau memasuki selat tersebut, terutama, tentara AS yang agresif," ujar komandan Iran dalam pernyataannya, Senin (4/5/2026). 

Baca Juga

Mayor Jenderal Ali Abdollahi mengatakan bahwa Iran telah berulang kali" menyatakan bahwa selat tersebut berada di bawah kendali angkatan bersenjata Iran. Jalur aman melalui selat tersebut, kata Teheran, harus dikoordinasikan dengan mereka dalam semua keadaan.

Pernyataan tersebut dibagikan oleh stasiun penyiaran negara Iran, IRIB.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement