Ahad 03 May 2026 17:36 WIB

Tanda-Tanda Perang Iran Vs AS-Israel akan Berlanjut

Terjadi peningkatan lalu lintas pesawat-pesawat AS dari Eropa menuju Timur Tengah.

Pesawat A-10 Thunderbolt II Angkatan Udara AS terbang di atas wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS Juni 2020. Jenis pesawat ini ditembak jatuh militer Iran pada Jumat (3/4/2026).
Foto: USAF/Justin Parsons
Pesawat A-10 Thunderbolt II Angkatan Udara AS terbang di atas wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS Juni 2020. Jenis pesawat ini ditembak jatuh militer Iran pada Jumat (3/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran pada Kamis (30/4/2026) menyerahkan proposal balasan kepada Amerika Serikat (AS) lewat Pakistan yang berisi 14 poin guna mengakhiri perang. Seiring dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang akan mengulas proposal itu, data lalu lintas udara di kawasan Timur Tengah menunjukkan tanda-tanda peningkatan eskalasi seakan perang akan kembali berkecamuk.

Eksaminasi oleh Anadolu menggunakan data dari Flightradar24 mengungkap bahwa lalu lintas militer AS meningkat beberapa hari belakangan ditandai dengan lalu lalangnya pesawat transport dan pengisian bahan bakar dalam jumlah besar.

Baca Juga

Pada Sabtu (2/5/2026), Flightradar24 menangkap penambahan jumlah tak biasa dari pesawat-pesawat AS yang melintas dari Eropa menuju negara-negara di Timur Tengah. Kebanyakan dari pesawat-pesawat yang terlacak itu adalah jenis pesawat kargo militer C-17A Globemaster III, yang masing-masing mampu membawa hingga 77 ton kargo dan sekitar 100 personel.

photo
Puing-puing HC-130J Combat King dan helikopter MH-6M Little Bird yang dihancurkan militer AS sebagai bagian operasi penyelamatan pilot F-15E Strike Eagle di pegunungan Isfahan, Iran. - (Fars News)

Pesawat lainnya dalam data Flightradar24 termasuk Lockheed C-5M Super Galaxy, pesawat transportasi militer terbesar milik Angkatan Udara AS, dengan kapasitas muatan hingga 127 ton; Boeing KC-46 Pegasus, pesawat tanker yang biasa digunakan untuk pengisian bahan bakar jet-jet; dan pesawat transportasi strategis lainnya terlacak bergerak dari Eropa menuju Timur Tengah.

Setidaknya ada 12 pesawat transportasi terlacak menuju Timur Tengah yang diketahui tinggal landas dari Jerman. Boeing KC-135 Stratotanker juga di antara yang menuju Timur Tengah, dengan sedikitnya empat pesawat terlacak beroperasi di sekitar Israel dan kawasan sekitar.

Sebuah Boeing RC-135 W River Joint, pesawat intel SIGINT juga terpantau beroperasi di ruang udara dekat Bahrain. Beberapa pesawat transportasi lain milik AS juga terlacak lalu lalang di udara Timur Tengah namun belum diketahui tujuan pastinya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

sumber : Antara, Anadolu
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement