Ahad 03 May 2026 11:39 WIB

Dua Aktivis Sumud Flotilla yang Diculik di Perairan Eropa Kini Ditahan di Penjara Israel

Dua aktivis itu yakni Saif Abukeshek dan Thiago Avila.

Luka-luka diderita aktivis Global Sumud Flotilla akibat penganiayaan oleh tentara Israel
Foto: Dok GSF
Luka-luka diderita aktivis Global Sumud Flotilla akibat penganiayaan oleh tentara Israel

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Penyelenggara Global Sumud Flotilla mengatakan dua aktivis yang diculik oleh Israel saat berusaha membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza telah dipindahkan ke penjara yang dikelola Israel di wilayah kantong Palestina itu. Dua aktivis itu yakni Saif Abukeshek dan Thiago Avila.

"Global Sumud Flotilla mengonfirmasi bahwa Saif Abukeshek dan Thiago Avila kini dipindahkan ke Penjara Shikma di Ashkelon, utara Gaza, Palestina yang diduduki, menyusul penculikan mereka yang ilegal di perairan Eropa," kata kelompok kemanusiaan itu dalam pernyataannya pada Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga

Penyelenggara mengatakan pasukan Israel menaiki kapal mereka pada Rabu malam dan menangkap 180 aktivis, 178 di antaranya telah dibebaskan. Saif Abukeshek, warga negara Spanyol dan Swedia keturunan Palestina, serta Thiago Avila, warga negara Brasil, masih ditahan oleh Israel.

Kelompok tersebut mengatakan Penjara Shikma kerap digunakan Israel untuk menahan warga Palestina, termasuk warga sipil dari Gaza. Sumud Flotilla mengutip Kedutaan Besar Brazil yang menyatakan Avila dilaporkan mengalami penyiksaan dan pemukulan selama ditahan.

 

 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti, Anadolu
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement