REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kebutuhan peningkatan kompetensi guru vokasi terus menguat seiring perubahan industri dan teknologi. Perguruan tinggi mulai mendorong penguatan kapasitas guru melalui kolaborasi internasional.
Universitas Mercu Buana (UMB) bersama Universiti Sains Malaysia (USM) menggelar pelatihan bagi 60 guru akuntansi SMK se-Kota Tangerang di Kampus UMB, Jakarta Barat, Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini melibatkan guru yang tergabung dalam MGMP Akuntansi Kota Tangerang.
Pelatihan membahas isu global seperti perpajakan, audit, green accounting, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan dalam riset.
Program bertajuk “Empowering Vocational Accounting Educators: Global Issues in Tax, Audit, Green Accounting, and AI-Driven Research at the Accounting MGMP in Tangerang City” ini merupakan bagian dari skema kerja sama luar negeri yang didanai Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UMB tahun 2026.
Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah pimpinan universitas dan pemangku kepentingan. Dari jajaran UMB hadir Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Ristek Erna Setiany, Ketua LPPM Dafit Feriyanto, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Nurul Hidayah, serta Ketua Program Studi Magister Akuntansi Shinta Melzatia. Hadir pula Ketua MGMP Akuntansi Kota Tangerang, Yanti Ariani. Keynote speaker pada kesempatan ini adalah Abdul Hadi Zulkafi, Deputy Dean (Academic, Career and International), School of Management, Universiti Sains Malaysia.
Kegiatan PKM digawangi tim dosen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMB, yakni Hari Setiyawati, Wiwik Utami, Ratna Mappanyuki; Yudhi Herliansyah, Agustin Fadjarenie, Deden Tarmidi, Lin Oktris, I Gusti Ayu Arwati, dan Eliyani, dibantu mahasiswa S1 Akuntansi UMB.
Kegiatan dikemas dalam bentuk workshop dan diskusi kasus untuk memperkuat pemahaman praktis. “Kolaborasi internasional seperti ini membawa perspektif global yang sangat dibutuhkan dalam pembelajaran akuntansi vokasi, sehingga guru dapat membekali siswa dengan kompetensi yang relevan dengan dunia usaha dan industri saat ini,” ujar Deputy Dean, School of Management, Universiti Sains Malaysia Abdul Hadi Zulkafi.
Materi yang diberikan mencakup penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EMKM, regulasi perpajakan terkini, hingga konsep audit yang aplikatif. Peserta juga mendapat pengenalan praktik akuntansi berkelanjutan serta penelitian tindakan berbasis AI.
Penyelenggara berharap pelatihan ini dapat memperkuat peran guru dalam menyiapkan siswa menghadapi dunia kerja dan sertifikasi profesi. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar guru dalam komunitas MGMP.