REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU — Polda Riau menegaskan pentingnya tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan ini disampaikan menyusul capaian kinerja pelaksanaan anggaran yang dinilai baik di tingkat nasional. Pengelolaan anggaran dinilai tidak hanya soal administrasi, tetapi juga berkaitan langsung dengan efektivitas program dan layanan kepolisian di lapangan.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, pengelolaan anggaran negara harus dipandang sebagai amanah publik yang wajib dijalankan secara bertanggung jawab.
“Anggaran negara itu adalah amanah rakyat. Karena itu harus dikelola dengan baik, transparan, tepat guna, dan benar-benar memberi manfaat untuk mendukung pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” ujar Herry, Rabu (29/4/2026).
Menurut dia, kualitas pengelolaan anggaran menjadi salah satu fondasi dalam membangun institusi kepolisian yang profesional, modern, dan dipercaya publik. Hal ini juga berkaitan dengan kemampuan organisasi dalam menjaga konsistensi program, serapan anggaran, serta efektivitas pelaksanaan kegiatan.
Ia menambahkan, capaian tersebut tidak lepas dari kerja kolektif seluruh jajaran, mulai dari tingkat Polda hingga Polsek, yang tetap menjalankan fungsi pelayanan, pengamanan, dan penegakan hukum di tengah berbagai dinamika.
Selain itu, penguatan tata kelola anggaran dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga integritas institusi, sekaligus memastikan setiap program yang dijalankan berdampak langsung bagi masyarakat. “Ini bukan hanya soal capaian kinerja, tetapi bagaimana setiap rupiah yang digunakan benar-benar kembali dalam bentuk pelayanan yang dirasakan masyarakat,” katanya.
Ke depan, Polda Riau berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pengelolaan anggaran yang bersih dan akuntabel, seiring dengan upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik.




