Rabu 29 Apr 2026 06:03 WIB

Drama Sembilan Gol, PSG Tekuk Bayern 5-4 pada Leg Pertama Semifinal Liga Champions

Bayern sempat tertinggal 2-5, tapi memperkecilnya menjadi 4-5.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Achraf Hakimi (kiri) dari PSG beraksi melawan Luis Diaz dari Bayern Munchen dalam pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Rabu (28/4/2026) dini hari WIB.
Foto: EPA/YOAN VALAT
Achraf Hakimi (kiri) dari PSG beraksi melawan Luis Diaz dari Bayern Munchen dalam pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Rabu (28/4/2026) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) mencatat kemenangan dramatis 5-4 atas Bayern Munchen pada leg pertama semifinal Liga Champions UEFA, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Laga ini menjadi salah satu semifinal paling produktif sepanjang sejarah kompetisi.

Bermain di Parc des Princes, Paris kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka dengan tempo tinggi sejak awal. Bayern sempat unggul lebih dulu melalui penalti Harry Kane pada menit ke-17.

Namun, PSG merespons cepat. Khvicha Kvaratskhelia menyamakan kedudukan sebelum Joao Neves membawa tuan rumah berbalik unggul. Bayern sempat menyamakan skor, tetapi Ousmane Dembele memastikan PSG menutup babak pertama dengan keunggulan lewat gol penalti.

Memasuki babak kedua, PSG tampil menggila. Dua gol cepat dari Kvaratskhelia dan Dembele membawa mereka menjauh hingga 5-2. Meski demikian, Bayern menunjukkan mentalitas kuat dengan membalas dua gol dalam rentang tiga menit melalui Dayot Upamecano dan Luis Diaz.

Hingga peluit akhir, skor 5-4 tetap bertahan, memberi PSG keunggulan tipis jelang leg kedua di Munchen.

Dembele yang tampil gemilang dan terpilih sebagai pemain terbaik mengakui pertandingan berjalan sangat ketat.

“Ini dua tim yang berupaya menyerang dan tidak meragukan diri mereka sendiri. Ini semifinal Liga Champions. Kami senang dengan hasilnya, meskipun sempat unggul 5-2 dan diperkecil 5-4,” kata dia

Dembele mengakui PSG sedikit kehilangan ritme permainan menjelang akhir. Ia memuji lawannya sebagai tim papan atas.

 

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement