Selasa 28 Apr 2026 14:51 WIB

Jejak Nurlela, Guru Berdedikasi yang Meninggal dalam Tabrakan Komuter di Bekasi

Dinas DKI berduka cita atas meninggalnya Nurlela.

Proses evakuasi gerbong KRL Commuterline yang terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Berdasarkan data terbaru, tercatat 14 orang meninggal dunia. Seluruh korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, sebanyak 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.
Foto: Republika/Prayogi
Proses evakuasi gerbong KRL Commuterline yang terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Berdasarkan data terbaru, tercatat 14 orang meninggal dunia. Seluruh korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, sebanyak 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, KABUPATEN BEKASI -- Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Nurlaela, guru SDN Pejagan 11 Pulogebang, Jakarta Timur yang menjadi korban kecelakaan melibatkan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menjelaskan almarhumah tercatat sebagai PNS Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak tahun 2019 dan bertugas di SDN Pulogebang 11. Selain menjadi guru kelas 2, Nurlaela juga memegang tugas tambahan sebagai bendahara serta pengelola perpustakaan sekolah.

Baca Juga

"Jadi almarhumah ini 2019 menjadi PNS Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tugasnya di SDN Pulogebang 11. Dedikasi almarhumah menurut kesaksian kepala sekolah, teman-temannya, beliau sangat bertanggung jawab. Jadi kita doakan Insya Allah almarhumah husnul khotimah," kata Nahdiana saat pemakaman almarhumah di Cikarang, Selasa.

Ia menyampaikan, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta menitipkan duka cita dan keprihatinan mendalam atas kepergian guru yang akrab disapa Bu Ela itu. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memastikan pendampingan bagi keluarga korban.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi