REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Luka Modric terancam gagal berlaga di Piala Dunia terakhirnya. Sebab, playmaker gaek AC Milan itu akan menjalani operasi setelah menderita retak tulang pipi kiri.
Cedera terjadi saat Modric berbenturan kepala dengan gelandang Juventus Manuel Locatelli, dalam laga Serie A Liga Italia yang berakhir imbang 0-0 di San Siro, Milan, Senin (27/4/2026) dini hari WIB. Ia terpaksa meninggalkan lapangan sekitar 10 menit sebelum pertandingan usai.
Meski tampak menahan sakit, Modric tetap bertahan di bangku cadangan hingga laga berakhir tanpa mendapat perawatan medis langsung. Namun, hasil pemeriksaan lanjutan memastikan ia harus menjalani tindakan operasi.
Cedera ini menjadi pukulan bagi AC Milan yang tengah bersaing di papan atas klasemen. Rossoneri saat ini berada di peringkat ketiga dengan hanya menyisakan empat pertandingan. Posisi Milan belum aman di zona Liga Champions karena Como dan AS Roma masih bisa menyalip.
Selain itu, kondisi Modric juga menimbulkan kekhawatiran bagi tim nasional Kroasia menjelang Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar mulai 11 Juni di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Pemain berusia 40 tahun itu dijadwalkan tampil dalam turnamen Piala Dunia kelimanya. Jika pulih tepat waktu, Modric kemungkinan harus menggunakan masker pelindung untuk melindungi area wajahnya saat bertanding.
Di fase grup, Kroasia akan menghadapi tantangan berat dengan bertemu Inggris, Ghana, dan Panama.
Situasi ini membuat kebugaran Modric dalam beberapa pekan ke depan menjadi sorotan, mengingat perannya yang masih vital bagi klub maupun negaranya di level tertinggi sepak bola dunia.




