Senin 27 Apr 2026 21:43 WIB

Begini Kesaksian Penumpang KRL yang Diseruduk Kereta di Bekasi Timur

Korban luka disebut melampaui belasan orang.

Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Bekasi ditabrak kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Banyak korban dikhawatirkan timbul akibat kecelakaan tersebut.
Foto: Republika/Maksus
Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Bekasi ditabrak kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Banyak korban dikhawatirkan timbul akibat kecelakaan tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI –  Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Bekasi ditabrak kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Penumpang menuturkan kondisi di gerbong yang terdampak.

Riska, salah satu penumpang di gerbong tujuh mengatakan kejadiannya sedemikian mendadak. Gerbong yang ia naiki terguncang hebat saat kecelakaan terjadi pada sekitar 20.00 WIB. Penumpang kemudian berteriak histeris dan berupaya menyelamatkan diri. 

Baca Juga

Ia yang tengah hamil menyatakan kepalanya terantuk.”Ini juga sakit banget perutnya, kata dia. Riska menuturkan, ia berada di rangkaian KRL itu menuju rumahnya di Bekasi dari tempat bekerja di Tangerang.

“Banyak banget yang luka,” kata Riska.

Sementara sejumlah penumpang dari gerbong delapan yang tertabrak langsung terlihat mengalami luka parah. Salah satunya terlihat tertusuk banyak pecahan kaca di kepala.

Saksi mata di lokasi menuturkan, insiden bermula dari sebuah mobil yang mogok di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pukul 20.00 WIB. Akibat kejadian itu, KRL tak melanjutkan perjalanan.

photo
Foto korban tabrakan kereta di Stasiun Bekasi, Senin (27/4/2026) malam. - (Maksus/Republika)

“Sekitar lima menit kereta yang yang saya naiki jalan sendiri ndak taunya ditabrak dari belakang dari kereta jarak jauh,” tutur Maksus, saksi mata di lapangan.

Ia ketahui kemudian, gerbong perempuan yang terletak di bagian paling belakang rangkaian gerbong ditabrak kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek. “Gerbong di bagian wanita hampir setengah dimasuki kepala kereta jarak jauh,” kata Maksus.

Menurutnya, banyak dari penumpang yang kemudian terjepit di gerbong perempuan tersebut. Setengah jam berjalan, evakuasi masih terus berjalan. Ada yang terluka parah, ditaruh di mushala,” kata Maksus.

Maksus menyatakan korban luka-luka terlihat lebih dari 15 orang. “Tadi ada yang kejang-kejang juga.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement