REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pelatih interim Michael Carrick menegaskan tidak ingin menekan manajemen Manchester United terkait kejelasan masa depannya di Old Trafford. Meski sukses membawa perubahan signifikan, Carrick memilih tetap fokus pada target utama untuk mengamankan tiket berlaga di Liga Champions musim depan.
Dalam beberapa bulan terakhir, performa United menunjukkan peningkatan di bawah kendalinya. Namun, spekulasi mengenai kemungkinan Carrick diangkat sebagai pelatih permanen terus bergulir, terutama setelah tim mendekati posisi lima besar klasemen Liga Premier.
Jelang laga kontra Brentford, Carrick menegaskan bahwa ia tidak terburu-buru meminta keputusan dari dewan klub. “Dalam hal tenggat waktu, itu bukan sesuatu yang benar-benar saya kejar. Akan menjadi jelas ketika saatnya tiba,” ujar Carrick, dikutip dari Goal, Jumat (24/5/2026).
Sejumlah pengamat membandingkan situasi Carrick dengan penunjukan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer permanen United beberapa tahun lalu. Namun, Carrick menilai perbandingan tersebut tidak relevan.
“Saya sangat menghormatinya. Dia teman dekat saya dan saya bekerja sama dengannya ketika saya berada di sini. Kami melakukan banyak hal baik dan hampir berhasil,” kata Carrick.
“Namun setiap situasi berbeda. Ini tim yang berbeda sekarang, siapa pun yang memimpin. Perbandingan itu tidak membuat perbedaan apa pun.”
Carrick pernah menjadi bagian staf pelatih di era Solskjaer antara 2019 hingga 2021, sebelum kini mendapat kesempatan memimpin tim utama.




