Kamis 23 Apr 2026 14:05 WIB

UBSI Perluas Jangkauan Global Lewat Faculty Exchange Bersama University of Northern Philippines

Dua dosen dari masing-masing institusi akan saling mengajar secara daring.

UBSI membuka Faculty Exchange Program 2026 yang bermitra dengan University of Nothern Philippines, dilakukan melalui pertemuan virtual, Selasa (14/4/2026).
Foto: UBSI
UBSI membuka Faculty Exchange Program 2026 yang bermitra dengan University of Nothern Philippines, dilakukan melalui pertemuan virtual, Selasa (14/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, membuka Faculty Exchange Program 2026 bermitra dengan University of Northern Philippines.

Kegiatan itu berlangsung secara virtual melalui Zoom pada Selasa (14/4/2026). Ini menjadi langkah awal dari rangkaian Faculty Exchange yang berlangsung selama dua pekan, mulai 14 hingga 24 April 2026.

Aktivitas tersebut merupakan bentuk implementasi kerja sama internasional antara kedua institusi dalam upaya memperkuat jejaring global di bidang pendidikan, khususnya dalam disiplin ilmu komunikasi.

Faculty Exchange Program menghadirkan kolaborasi akademik melalui kegiatan pengajaran, diskusi ilmiah, serta pertukaran wawasan antara dosen dari kedua universitas.

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran bagi civitas akademika, memperluas wawasan global di bidang Ilmu Komunikasi, serta mempererat hubungan kerja sama internasional antar institusi.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI, Annisti, menegaskan program ini menjadi langkah penting dalam penguatan kualitas akademik berbasis kolaborasi global.

“Program ini wujud komitmen kami meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperluas wawasan global civitas akademika di bidang Ilmu Komunikasi,” ujarnya dalam keteranangan yang dikutip Kamis (23/4/2026).

Senada dengan itu, Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI, Intan Leliana menyatakan, kegiatan ini memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dalam memahami perspektif internasional.

“Melalui Faculty Exchange ini, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas melalui interaksi langsung dengan dosen dari luar negeri,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, dua dosen dari masing-masing institusi akan saling mengajar secara daring. Dosen UBSI akan mengajar mahasiswa dari University of Northern Philippines, sementara dosen dari universitas mitra juga akan memberikan pembelajaran kepada mahasiswa UBSI Program Studi Ilmu Komunikasi.

Di akhir kegiatan, Annisti menyampaikan harapannya agar program ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan pendidikan tinggi.

“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan serta penguatan jejaring internasional kedua institusi,” tutupnya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement