REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Masa jabatan Liam Rosenior di Chelsea berakhir cepat, kurang dari empat bulan setelah ia menandatangani kontrak lima setengah tahun. Pelatih berusia 41 tahun itu didepak setelah the Blues menelan 10 kekalahan dari 23 pertandingan sejak ia datang pada Januari 2026. Keputusan pemecatan Rosenior diumumkan Chelsea pada Rabu (22/4/2026).
Rosenior sejatinya datang dengan reputasi positif usai membawa Strasbourg tampil di kompetisi Eropa. Namun di Chelsea, ia gagal mengamankan kendali ruang ganti, yang perlahan melemahkan otoritasnya di tengah hasil buruk.
Situasi kian memburuk setelah ia secara terbuka mengkritik pemain usai kekalahan dari Brighton. Kurang dari 24 jam kemudian, ia kehilangan pekerjaannya, menandai titik akhir dari hubungan yang sudah retak.
Rentetan lima kekalahan tanpa mencetak gol menjadi pukulan telak. Catatan tersebut merupakan yang terburuk dalam 114 tahun sejarah klub, sekaligus mempercepat keputusan manajemen untuk berpisah.
Sejak awal, tanda-tanda kurangnya dukungan dari pemain sebenarnya sudah terlihat. Beberapa pemain, terutama dari kelompok non-Inggris, disebut tidak sepenuhnya yakin dengan kepemimpinannya. Komunikasi di ruang ganti pun semakin meredup seiring hasil negatif.
Masalah tak hanya datang dari internal tim, tetapi juga dari keputusan taktis. Pendekatan terbuka saat menghadapi PSG di Liga Champions dinilai menjadi bumerang, termasuk eksperimen posisi pemain yang berujung kesalahan fatal.
Meski dikenal sebagai sosok yang baik dan dekat dengan sebagian pemain, Rosenior pada akhirnya gagal mempertahankan pengaruhnya. Chelsea pun memilih mencari arah baru demi menyelamatkan sisa musim dan menjaga peluang di kompetisi domestik maupun Eropa.
Chelsea tetap menjadi salah satu klub sepak bola Eropa yang paling menarik perhatian. Terlepas dari kesulitan musim ini, manajer-manajer ternama pasti akan tertarik pada posisi tersebut.
Marco Silva, pelatih Fulham, diperkirakan akan menjadi kandidat untuk posisi tersebut musim panas ini. Kontrak pelatih asal Portugal itu berakhir pada akhir musim, yang berarti Chelsea tidak perlu membayar Fulham atau bernegosiasi untuk melepaskannya dari kontrak.
Fakta bahwa ia diwakili oleh agen Jorge Mendes, yang memiliki hubungan dekat dengan pemilik Chelsea, juga akan mempermudah kepindahan Silva, seperti dilansir BBC.
Edin Terzic, yang memimpin Borussia Dortmund ke final Liga Champions pada tahun 2024, sedang dipertimbangkan, sementara mantan gelandang Chelsea, Cesc Fabregas, mendapatkan pujian tinggi di klub Serie A, Como.
Xabi Alonso sedang menganggur setelah meninggalkan Real Madrid awal musim ini.




