Kamis 23 Apr 2026 05:45 WIB

Pemprov Maluku Intensifkan Pengawasan Pangan Segar Demi Keamanan Konsumen

Pemerintah Provinsi Maluku meningkatkan pengawasan pangan segar di pasar tradisional untuk menjamin keamanan dan mutu konsumsi masyarakat.

Rep: antara/ Red: antara
Pemprov Maluku gencarkan pengawasan pangan segar asal tumbuhan.
Foto: antara
Pemprov Maluku gencarkan pengawasan pangan segar asal tumbuhan.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON, – Pemerintah Provinsi Maluku mengintensifkan pengawasan terhadap pangan segar asal tumbuhan (PSAT) di sejumlah pasar tradisional guna menjamin keamanan dan mutu bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Ina Wati Tahir, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Maluku, menyatakan pengawasan rutin dilakukan di Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, dan Seram Bagian Barat.

"Pengawasan PSAT ini kami intensifkan untuk memastikan pangan segar yang beredar di pasar aman dikonsumsi, bebas dari cemaran berbahaya, serta memenuhi standar mutu," ujar Ina Wati Tahir di Ambon, Rabu.

PSAT mencakup sayuran, buah-buahan, dan bahan pangan nabati lainnya yang rentan terkontaminasi residu pestisida maupun bahan kimia berbahaya jika tidak diawasi dengan baik. Tahir menambahkan bahwa jika pengawasan lemah, risiko yang muncul tidak hanya gangguan kesehatan tetapi juga bisa berdampak pada penurunan daya beli masyarakat akibat kekhawatiran terhadap kualitas pangan.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan visual, pengambilan sampel, serta edukasi kepada pedagang terkait penanganan pangan yang baik dan benar. Selain itu, pihaknya juga memantau harga kebutuhan pokok yang berdasarkan data terbaru masih relatif stabil, antara lain beras medium Rp13.000 per kilogram, beras premium Rp15.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp35.000 per kilogram, dan cabai rawit Rp45.000 per kilogram.

Harga minyak goreng curah tercatat Rp15.000 per liter, minyak goreng kemasan Rp20.000 per liter, dan gula pasir Rp16.000 per kilogram. Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen untuk terus memperluas cakupan pengawasan serta meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan distribusi pangan di Maluku tetap aman, sehat, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.

"Ini adalah komitmen kami untuk melindungi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah," tambahnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement