Rabu 22 Apr 2026 14:46 WIB

Ingin Tinggalkan Legacy Bagi Jakarta, Lexyndo Hakim Ingin Perbasi Jakarta Punya GOR Basket Sendiri

Lexyndo juga ingin Jakarta menyapu bersih medali emas pada PON 2028 NTB.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Ketua Umum Perbasi Jakarta periode 2026–2030 Lexyndo Hakim.
Foto: REPUBLIKA/Fitriyanto
Ketua Umum Perbasi Jakarta periode 2026–2030 Lexyndo Hakim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum DPD Perbasi Jakarta periode 2026–2030, Lexyndo Hakim, menegaskan ambisinya menghadirkan legacy bagi basket Ibu Kota. Salah satu target utamanya adalah memiliki gelanggang olahraga (GOR) basket sendiri, sekaligus menyapu bersih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat.

Ini periode kedua Lexyndo dipercaya menjadi nakhoda basket Jakarta setelah sebelumnya memimpin pada periode 2022-2026. Kali ini, Lexyndo dipilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah Perbasi DKI Jakarta pada Rabu (22/4/2026) di Gedung Dispora DKI Jakarta.

Baca Juga

Enam pemilik suara terdiri dari Lima Pengkot (Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat) dan satu Pengkab (Kabupaten Kepulauan Seribu). Semuanya memberikan dukungan bulat.

Selama kepemimpinan Lexyndo, dalam dua edisi PON terakhir cabang olahraga basket Jakarta tampil dominan sebagai juara umum. Pada PON 2024, tim DKI bahkan sukses meraih dua medali emas dari nomor 5x5 putra dan putri. Tim putra pun berpeluang mencetak hattrick emas setelah meraih dua gelar beruntun.

Lexyndo mengatakan, kepemilikan GOR basket menjadi salah satu mimpi besar kepengurusan saat ini sebagai bentuk legacy bagi pembinaan atlet muda Jakarta.

“Pada periode ini 2026–2030 teman-teman Perbasi Jakarta berkeinginan untuk memiliki lapangan basket. Mungkin itu salah satu tantangan kita menjadi sebuah legacy, di mana sebuah kepengurusan Perbasi Jakarta bisa memiliki lapangan basket sendiri yang bisa bermanfaat buat anak-anak basket se-Jakarta,” ujar Lexyndo.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih mengkaji sejumlah usulan lokasi lahan yang masuk. Targetnya, pembangunan fasilitas tersebut bisa terealisasi sebelum akhir masa kepengurusan.

“Usulan tanah-tanah lokasi yang masuk sudah beberapa. Tinggal kita finalisasi, doakan insya Allah bisa segera rampung dan menjadi kebanggaan setidaknya untuk sebagian kecil anak basket di Jakarta,” katanya.

Menurutnya, kebutuhan akan GOR basket khusus sangat mendesak. Selama ini, banyak fasilitas olahraga di Jakarta bersifat multifungsi sehingga tidak bisa difokuskan untuk pembinaan basket secara optimal.

“Karena memang kita lihat Jakarta ini banyak GOR, tapi lebih banyak fungsi untuk multi cabang olahraga. Kita tidak bisa mengunci lapangan basket itu hanya untuk basket, jadi harus berbagi dengan cabang lain,” ujarnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh PERBASI DKI JAKARTA (@perbasi.jakarta)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement