Selasa 21 Apr 2026 20:18 WIB

Laporan Media Iran: IRGC Menimbang Serangan Terhadap Tiga Infrastruktur Vital Minyak di Arab

Tiga infrasturktur itu jaringan pipa Yanbu, kilang Fujairah, dan selat Bab al-Mandab.

Salah satu penyimpanan dan pabrik pengilangan minyak milik Vitol di Fujairah, Uni Emirat Arab
Foto: REUTERS
Salah satu penyimpanan dan pabrik pengilangan minyak milik Vitol di Fujairah, Uni Emirat Arab

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Kantor Berita Tasnim pada Selasa (21/4/2026) melaporkan bahwa Iran sedang menimbang sebuah serangan terkoordinasi menargetkan infrastruktur energi global penting, sebuah skenario yang jika benar terjadi bisa mendisrupsi hingga 32 persen suplai minyak global. Menurut laporan itu, target serangan termasuk jaringan pipa Yanbu di Arab Saudi, fasilitas penyulingan minyak Fujairah di Uni Emirat Arab, dan juga Selat Bab al-Mandab yang bisa ditutup oleh kelompok miltan Houthi.

Tiga target itu diyakini sebagai infrastruktur vital sistem energi global. Selat Bab al-Mandeb sendiri adalah perlintasan bagi sekitar 6 juta barel minyak per harinya, sementara Fujairah adalah salah satu infrastruktur penghubung bisnis minyak dunia.

Baca Juga

Adapun jaringan pipa Yanbu, disebut sebagai arteri yang menhubungkan ladang-ladang minyak di Arab Saudi dengan Laut Merah. Meski demikian, laporan Tasnim belum terkonfirmasi oleh otoritas Iran atau sumber independen lainnya.

 

 
photo
Dalam gambar yang disediakan oleh Angkatan Laut AS, kapal pendarat amfibi USS Carter Hall dan kapal serbu amfibi USS Bataan transit di selat Bab al-Mandeb pada 9 Agustus 2023. Komandan tertinggi angkatan laut AS di Timur Tengah mengatakan Yaman Pemberontak Houthi tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengakhiri serangan “sembrono” mereka terhadap kapal komersial di Laut Merah. - (Mass Communications Spc. 2nd Class Moises San)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement