REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di balik kemegahan Nihi Rote dengan pemandangan hamparan eksotis Pantai Bo’a di Kabupaten Rote, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kini hadir pula Yayasan Kesejahteraan Rote Peduli. Hal itu bersamaan dengan peluncuran Rote Hospitality Academy.
Kehadiran proyek tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto, yang hadir langsung dalam acara tersebut. Titiek didampingi anggota Komisi IV DPR RI Alien Mus dan Rajiv, didapuk untuk menandatangani prasasti soft opening.
"Sungguh sebuah kebanggaan saya bisa hadir di sini, menyaksikan sebuah resort yang luar biasa indah ini. Saya mengapresiasi dengan adanya Hospitality Academy ini. Semoga bisa menghasilkan dan meluluskan putra-putri daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga Pulau Rote semakin dikenal di dunia internasional," ucap Titiek dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Founder dan Presiden Komisaris PT Bo’a Development, Panji Adhikumoro Soeharto menjelaskan, awal mula penemuan lokasi tersebut lebih dari satu dekade lalu. "Sejak pertama kali kami melihat tanah ini 15 tahun lalu, kami tahu bahwa kami telah menemukan sesuatu yang benar-benar istimewa," ujar Panji.
Dia bercerita bagaimana pada 2011, ia bersama sejumlah rekannya diajak menjelajahi Rote hingga akhirnya tiba di Pantai Bo’a. Saat itu, suasananya masih alami dan belum tersentuh pembangunan. Dari kekaguman itulah lahir mimpi besar, yakni membangun salah satu resort terbaik di dunia, tanpa mengorbankan alam dan masyarakat sekitar.