Selasa 21 Apr 2026 20:02 WIB

Kapal Tanker Iran Abaikan CENTCOM, Berhasil Tembus Blokade dan Sampai di Teluk Persia

Kapal Sili City masuk ke wilayah perairan Iran setelah melintasi Laut Arab semalam.

Warga Iran berjalan di depan lukisan raksasa mengilustrasikan kapal di Selat Hormuz yang terpampang di Teheran, Senin (20/4/2026).
Foto: EPA/Abedin Taherkenareh
Warga Iran berjalan di depan lukisan raksasa mengilustrasikan kapal di Selat Hormuz yang terpampang di Teheran, Senin (20/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Sebuah kapal tanker berhasil memasuki perairan Iran meski "berkali-kali diingatkan dan diancam" oleh Angkatan Laut Amerika Serikat (AS). Hal itu diungkapkan oleh Angkatan Bersenjata Iran dikutip Anadolu, Selasa (21/4/2026).

"Meski diingatkan dan diancam berkali kali oleh satuan tugas Angkatan Laut AS, kapal tanker Sili City, dengan dukungan operasional dari Angkatan Bersenjata dan keamanan penuh, masuk ke wilayah perairan Iran setelah melintasi Laut Arab semalam," demikian keterangan lembaga penyiaran IRIB mengutip keterangan Angkatan Bersenjata Iran.

Baca Juga

"Kapal tanker itu saat ini ditempatkan di salah satu pelabuhan bagian selatan untuk beberapa jam," tambah keterangan itu.

Perkembangan ini menyusul pengumuman dari Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Ahad (19/4/2026) lalu yang menyatakan bahwa Angkatan Laut AS menyita kapal dagang bernama Touska di Teluk Oman setelah menolak patuh atas kebijakan blokade AS. Iran telah secara resmi mengutuk pemblokadean itu sebagai aksi ilegal.

CENTCOM mengklaim bahwa hingga Senin (20/4/2026) mereka telah memerintahkan 27 kapal dagang untuk memutar balik ke pelabuhan Iran sejak blokade dimulai sejak 13 April. Konflik di kawasan terus meningkat sejak perang pecah pada 28 Februari 2026 meski saat ini tengah berlangsung masa gencatan senjata, namun eskalasi terus terjadi khususnya di kawasan perairan Teluk Persia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement