Ahad 19 Apr 2026 12:53 WIB

Bela Iran, Houthi Ancam Amerika: Selat Bab al-Mandeb akan Kami Tutup!

Selat Bab al-Mandeb akan ditutup jika Trump terus menghalangi perdamaian.

Kelompok Houthi Yaman,
Foto: EPA-EFE/OSAMAH YAHYA
Kelompok Houthi Yaman,

REPUBLIKA.CO.ID, SANAA -- Wakil Menteri Luar Negeri Houthi di Sanaa telah memperingatkan bahwa mereka mungkin akan menutup Selat Bab al-Mandeb di lepas pantai Yaman jika Presiden AS Donald Trump terus menghalangi perdamaian. Pernyataan itu disampaikan setelah Trump memblokade Pelabuhan Iran.

“Jika Sanaa memutuskan untuk menutup Bab al-Mandeb, maka seluruh umat manusia dan 'jin' akan sama sekali tidak berdaya untuk membukanya,” tulis Hussein al-Ezzi, petinggi Houthi yang juga sekutu Iran, dalam sebuah pernyataan di X.

Baca Juga

Oleh karena itu, kata ia, yang terbaik bagi Trump—dan dunia adalah segera mengakhiri semua praktik dan kebijakan yang menghalangi perdamaian. "Tunjukkan rasa hormat yang diperlukan untuk hak-hak rakyat dan bangsa kita.”

Bab al-Mandeb menghubungkan Laut Merah ke Teluk Aden dan merupakan titik penting jalur pelayaran yang mengarahkan lalu lintas laut menuju Terusan Suez.

Lebarnya 29 km (18 mil) pada titik tersempitnya sehingga membatasi lalu lintas hanya pada dua jalur untuk pengiriman masuk dan keluar.

Ini adalah salah satu jalur terpenting di dunia untuk pengiriman komoditas melalui laut secara global, khususnya minyak mentah dan bahan bakar lainnya dari Teluk ke Mediterania, serta komoditas yang menuju Asia, termasuk minyak Rusia.

Sebelumnya Iran Kembali menutup Selat Hormuz sebagai balasan atas blockade Pelabuhan oleh Amerika Serikat.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement