Jumat 17 Apr 2026 21:42 WIB

BREAKING NEWS: Iran Umumkan Buka Penuh Selat Hormuz

Pembukaan Selat Hormuz dinilai Iran sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon.

Kapal-kapal kargo terlihat di Teluk Persia dekat Pulau Qeshm di provinsi Hormozgan, Iran, 23 Desember 2011 (diterbitkan ulang 20 Maret 2026). 70% pengiriman maritim di Selat Hormuz telah menurun sejak ketegangan di kawasan Teluk Persia meningkat pada 28 Februari 2026.
Foto: EPA
Kapal-kapal kargo terlihat di Teluk Persia dekat Pulau Qeshm di provinsi Hormozgan, Iran, 23 Desember 2011 (diterbitkan ulang 20 Maret 2026). 70% pengiriman maritim di Selat Hormuz telah menurun sejak ketegangan di kawasan Teluk Persia meningkat pada 28 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Republik Islam Iran pada Jumat (17/4/2026) mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh, menyusul dipenuhinya syarat penghentian penuh serangan terhadap Lebanon. Keputusan membuka Selat Hormuz diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi lewat unggahan di akun X-nya.

"Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, perlintasan untuk semua kapal komersial di Selat Hormuz diumumkan dibuka secara penuh untuk masa gencatan senjata tersisa, di rute yang dikoordinasikan sebagaimana sudah diumumkan oleh pelabuhan-pelabuhan dan organisasi maritim dari Republik Islam Iran," kata Araghchi. 

Baca Juga

Dikutip Al Jazeera, seorang pejabat militer senior Iran kepada televisi nasional mengatakan, bahwa kapal-kapal yang transit di Selat Hormuz memerlukan izin dari IRGC. Terpisah, seorang pejabat Iran kepada Reuters mengatakan bahwa semua kapal komersial termasuk kapal AS diizinkan melewati Selat Hormuz, sementara kapal angkatan laut tidak akan diizinkan melintas.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement