REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Megabintang Argentina Lionel Messi menghadapi gugatan hukum dari promotor acara berbasis di Miami. Penyebabnya, Messi tidak tampil dalam pertandingan persahabatan internasional pada 2025.
Gugatan tersebut diajukan oleh VID Music Group di Pengadilan Sirkuit Miami-Dade pada akhir Maret lalu. Promotor menuding Messi bersama Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) melanggar kontrak serta melakukan misrepresentasi terkait partisipasi sang pemain dalam laga uji coba.
Dalam kesepakatan itu, VID memperoleh hak eksklusif untuk menyelenggarakan dan mempromosikan pertandingan Argentina melawan Venezuela dan Puerto Riko. Kontrak tersebut mensyaratkan Messi tampil setidaknya 30 menit pada setiap laga, kecuali dalam kondisi cedera.
Namun, Messi tidak bermain saat Argentina menghadapi Venezuela di Miami pada Oktober 2025. Ia hanya menyaksikan pertandingan dari tribun, meski sehari setelahnya tampil bersama Inter Miami CF dan mencetak dua gol.
VID menilai absennya Messi berdampak besar terhadap nilai komersial pertandingan dan menyebabkan kerugian finansial hingga jutaan dolar. Namun, Messi tetap tampil pada laga berikutnya melawan Puerto Riko dan mencatatkan dua assist.
Selain Messi, gugatan juga menyeret sejumlah pihak lain, termasuk pejabat olahraga yang terlibat dalam kesepakatan tersebut. Hingga kini, baik Messi maupun AFA belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus ini.