Selasa 14 Apr 2026 13:33 WIB

Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Militer dengan AS, Izin Lintas Udara Jet Amerika tak Masuk LoI

Izin lintas udara Jet AS di wilayah udara RI masih dalam pertimbangan.

Menteri Perang Pete Hegseth dan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin berdiri saat menyanyikan lagu kebangsaan AS dan Indonesia sebelum pertemuan bilateral di Pentagon, 13 April 2026.
Foto: Dok Kementerian Perang AS
Menteri Perang Pete Hegseth dan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin berdiri saat menyanyikan lagu kebangsaan AS dan Indonesia sebelum pertemuan bilateral di Pentagon, 13 April 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait memastikan isi Letter of Intent (Lol) atau surat pernyataan terkait izin lintas udara atau Overflight Clearance yang diajukan Amerika Serikat tidak ada dalam perjanjian Major Defense Cooperation Partnership (MDCP).

"Itu (perjanjian izin terbang pesawat Amerika) tidak ada dalam MDCP," kata Rico saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga

MDCP merupakan kerangka kerja sama pertahanan yang baru saja ditandatangani Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Secretary of War Amerika Serikat Pete Hegseth di Pentagon, Washington D.C. Amerika Serikat, Senin (13/4).

Menurut Rico, poin kerja sama terkait izin aktivitas pesawat Amerika di wilayah udara Indonesia masih dipertimbangkan Pemerintah Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa dalam proses mempertimbangkan usulan tersebut, Kementerian Pertahanan RI akan tetap mengedepankan kedaulatan Indonesia, kepentingan nasional, serta kepatuhan pada hukum nasional dan hukum internasional yang berlaku.

Rico juga menegaskan bahwa setiap keputusan kerja sama yang dibangun Kementerian Pertahanan dan Amerika Serikat harus menguntungkan Indonesia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement