REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Liverpool kembali menemukan napas setelah melewati periode sulit. Kemenangan 2-0 atas Fulham pada pekan ke-32 Liga Primer Inggris di Anfield, Sabtu (11/4/2026), menjadi titik balik yang penting.
Pelatih Arne Slot menilai hasil itu mengangkat moral tim. Namun, ia mengingatkan bahwa pekerjaan besar belum selesai.
"Suasananya lebih baik daripada dua atau tiga hari yang lalu atau sepekan yang lalu, tetapi bukan berarti setelah kami menang semuanya akan baik-baik saja lagi," kata Slot.
Liverpool sempat terpuruk. Mereka gagal menang sejak akhir Februari. Kekalahan telak 0-4 dari Manchester City di Piala FA dan tumbang 0-2 dari Paris Saint Germain (PSG) pada leg pertama perempat final Liga Champions menjadi pukulan berat.
Di tengah tekanan itu, kemenangan atas Fulham hadir tepat waktu. Gol pembuka lahir dari aksi gemilang Rio Ngumoha pada menit ke-36. Pemain 17 tahun itu mencetak gol indah yang tak mampu dijangkau Bernd Leno. Empat menit berselang, Mohamed Salah menggandakan keunggulan setelah memaksimalkan umpan Cody Gakpo.
Liverpool tampil dominan sejak awal. Salah dan Gakpo bergantian mengancam. Fulham sempat membalas lewat Harry Wilson, tetapi peluangnya melayang di atas mistar.
Pada babak kedua, Fulham sempat mencetak gol melalui Sasa Lukic. Namun, dianulir karena offside. Skor 2-0 bertahan hingga akhir.