Sabtu 11 Apr 2026 21:46 WIB

Eks Dubes Inggris: Israel akan Coba Gagalkan Gencatan Senjata Iran-AS

Upaya sabotase itu tak mudah karena Iran tidak dapat dipaksa untuk tunduk.

Asap mengepul setelah serangan udara Israel menargetkan pinggiran selatan Beirut, Dahiyeh, Lebanon 8 April 2026.
Foto: EPA/WAEL HAMZEH
Asap mengepul setelah serangan udara Israel menargetkan pinggiran selatan Beirut, Dahiyeh, Lebanon 8 April 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Israel kemungkinan akan berupaya menggagalkan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, meski menghadapi tantangan. Demikian disampaikan mantan Duta Besar Inggris untuk Suriah Peter Ford kepada RIA Novosti.

"Israel tentu akan mencoba menggagalkan upaya tersebut. Namun, mereka menghadapi dua tantangan baru. Trump tak akan mudah dimanipulasi, dan pengalaman menunjukkan Iran tak dapat dipaksa tunduk dengan pengeboman," kata Ford.

Baca Juga

Ia menambahkan bahwa Lebanon akan menjadi hambatan utama karena Israel terus menyerang target Hizbullah.

"Kekuatan Iran yang meningkat berhadapan dengan sikap keras Netanyahu, yang menganggap penarikan diri dari Lebanon sebagai hal memalukan. Keseimbangan kekuatan baru bisa terguncang oleh situasi ini," ujarnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement