REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aksi seorang preman memecahkan mangkok tukang bakso di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi itu dilakukan lantaran preman tidak diberikan jatah uang oleh tukang bakso tersebut.
Dalam video yang beredar di media sosial, dinarasikan bahwa preman tersebut meminta jatah uang bulanan kepada tukang bakso sebesar Rp 100 ribu. Namun, tukang bakso itu tidak memberikannya dan meminta tenggat waktu.
"Gue mau bayar, tapi tanggal 1. Lu tanggal 1 kemarin udah gue kasih. Sekarang lu kayak gini," kata suara perekam video itu, yang diduga tukang bakso yang dimintai jatah uang, dikutip Republika, Jumat (10/4/2026).
Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Praset, mengakui adanya aksi premanisme yang terjadi di wilayahnya. Hal itu terjadi di wilayah Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Menurut dia, polisi juga telah menerima laporan itu pada Kamis (9/4/2026) malam. Dari informasi dihimpun, korban merupakan tukang bakso yang biasa berjualan di wilayahnya itu.
"Piket reskrim telah mengambil keterangan korban dan melakukan koordinasi dengan Pak RW, dan berhasil membawa pelaku berjumlah tiga orang," kata dia saat dikonfirmasi.
Ia menyebutkan, tiga pelaku masing-masing berinisial TDT (26 tahun), DA (36), dan OP (36). Ketiganya merupakan warga Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.