Kamis 09 Apr 2026 14:26 WIB

Asosiasi Nilai BPDP Berkontribusi Kembangkan SDM Sawit Nasional

Sebanyak 3.910 mahasiswa lulus dari berbagai perguruan tinggi yang digandeng BPBD.

Pekerja perkebunan kelapa sawit di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Kamis (30/10/2025).
Foto: Republika/Ani Nursalikah
Pekerja perkebunan kelapa sawit di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Kamis (30/10/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama pertumbuhan industri kelapa sawit nasional yang berkelanjutan. Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Gulat ME Manurung, menyatakan, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memiliki peran strategis untuk meningkatkan kualitas SDM di sektor kelapa sawit nasional.

Dia menjelaskan, berbagai program BPDP, baik dalam bentuk beasiswa kelapa sawit maupun pelatihan bagi petani telah memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan industri sawit. "Saya melihat salah satu kata kunci keberhasilan sawit Indonesia sampai dengan saat ini adalah dukungan BPDP terkhusus di sektor SDM," kata Gulat dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga

Berdasarkan data BPDP, sebanyak 29.263 peserta pelatihan dan 13.265 peserta program pendidikan atau beasiswa telah mengikuti program pengembangan SDM sawit hingga tahun 2025. Dari total penerima beasiswa tersebut, sebanyak 3.910 mahasiswa telah lulus dari berbagai perguruan tinggi yang bekerja sama dengan BPDP.

Program pengembangan SDM sawit melibatkan 42 perguruan tinggi dengan total 900 kelas pelatihan yang dilaksanakan di berbagai daerah sentra perkebunan sawit. Program tersebut menjangkau 21 provinsi di Indonesia yang menjadi wilayah utama perkebunan kelapa sawit.

Menurut Gulat, berbagai program BPDP yang berfokus pada pengembangan SDM semakin terarah dan tepat sasaran. Implementasi program tersebut diwujudkan melalui pelatihan dan pendidikan teknis serta dukungan terhadap penelitian dan pemberian beasiswa di bidang kelapa sawit.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement