Rabu 08 Apr 2026 18:11 WIB

Iran Umumkan Kemenangan Besar Paksa AS Terima 10 Proposal Gencatan Senjata

Salah satu poin proposal itu termasuk kompensasi penuh buat Iran.

Warga berkumpul di Teheran,ketika tersiar kabar tentang gencatan senjata dua minggu dalam perang AS-Israel melawan Iran, Rabu (8/4/2026).
Foto: Majid Asgaripour/WANA via Reuters
Warga berkumpul di Teheran,ketika tersiar kabar tentang gencatan senjata dua minggu dalam perang AS-Israel melawan Iran, Rabu (8/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran pada  Rabu mengeklaim telah mencapai kemenangan besar dan memaksa Amerika Serikat untuk menerima 10 poin proposal gencatan senajta dari Iran.

Dewan Keamanan juga mengonfirmasi bahwa kerangka kerja untuk mengakhiri perang telah tercapai dan akan dibahas lebih lanjut selama gencatan senjata dua pekan.

Baca Juga

Dewan itu mengatakan kesepakatan itu mencakup kompensasi penuh kepada Iran, penarikan pasukan AS dari semua pangkalan di seluruh Timur Tengah, dan pengakhiran perang terhadap semua kelompok dalam apa yang disebut "Poros Perlawanan."

Kesepakatan itu juga mencakup pengaturan lalu lintas melalui Selat Hormuz dalam koordinasi dengan pasukan Iran, pencabutan semua sanksi, dan pelepasan aset Iran yang dibekukan yang ditahan di luar negeri.

Dewan tersebut mengatakan pembicaraan dijadwalkan akan berlangsung di Islamabad Jumat depan untuk menyelesaikan detail pengakhiran perang.

Sebelumnya pada Selasa malam, Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama dua pekan setelah pembicaraan dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Kepala Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir.

Menurut Trump, kedua pejabat tersebut telah mendesak penghentian penggunaan kekuatan destruktif” terhadap Iran malam itu, dengan syarat Teheran setuju untuk “PEMBUKAAN Selat Hormuz SECARA LENGKAP, SEGERA, dan AMAN.”

Kesepakatan tersebut memungkinkan Trump untuk melepaskan diri dari pilihan yang tampaknya berbahaya – antara meningkatkan eskalasi dengan janjinya bahwa "seluruh peradaban akan mati malam ini" atau mundur dan merusak kredibilitasnya.

AS dan Iran kini akan terlibat dalam negosiasi selama dua minggu ke depan, memberi mereka waktu untuk mencoba mencapai penyelesaian permanen.

BBC menilai kemungkinan kesepakatan akan berjalan sulit. Tetapi pascakesepakatan itu, harga minyak mentah turun di bawah angka $100 untuk pertama kalinya dalam beberapa hari dan harga saham berjangka AS melonjak. 

Trump klaim menang

Presiden Donald Trump mengatakan kepada AFP pada Selasa bahwa Amerika Serikat telah memenangkan kemenangan total setelah menyetujui kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran.

Dalam percakapan telepon, Trump mengatakan dia yakin China telah membujuk Iran untuk bernegosiasi, dan mengatakan uranium yang diperkaya Teheran akan 'diurus dengan sempurna.'

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement