REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Sinergi antara Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah semakin diperkuat untuk mengembangkan sepak bola usia dini, dengan fokus pada pembinaan di tingkat sekolah. Kemendikdasmen pun meraih penghargaan di PSSI Awards 2026 yakni Football development program of the year.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan, kerja sama ini akan menghadirkan kompetisi sepak bola di level SD, SMP, hingga SMA sebagai bagian dari penguatan program akar rumput (grassroots).
Menurut Erick, pembinaan yang selama ini berjalan dinilai belum cukup untuk menjaring potensi besar yang dimiliki Indonesia.“Kami mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mengembangkan kompetisi di sekolah. Ini langkah penting untuk memperkuat pembinaan usia dini,”kata dia.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Abdul Mu'ti menegaskan, komitmen pemerintah dalam mendukung pencarian bakat sepak bola dari kalangan pelajar.
“Kita terus berkomitmen melakukan usaha bersama dengan PSSI untuk mencari bakat-bakat sepak bola Indonesia. Saya yakin dari jutaan murid Indonesia ada yang bisa menjadi pemain top nasional bahkan internasional,” kata Abdul Mu’ti Sabtu (28/3/2026) di Studio 6 Emtek Jakarta.
Ia optimistis kolaborasi ini akan memperluas akses pembinaan dan membuka jalan bagi lahirnya talenta-talenta baru yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah global.