REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Tentara Israel (IDF) pada Sabtu (28/3/2026) mengumumkan bahwa mereka mendeteksi rudal diluncurkan dari arah Yaman menuju kawasan Negev. Menurut laporan RT, ini sebagai pertanda kelompok militan Houthi untuk kali pertama bergabung dengan Iran dan Hizbullah ke gelanggang perang.
Israel War Room juga mengonfirmasi suara sirene di selatan Israel akibat serangan rudal dari Yaman.
Pekan lalu, Houthi dilaporkan RIA Novosti, menimbang kemungkinan menutup selat Bab al-Mandab di Laut Merah dan memblok kapal-kapal dari negara yang bersekutu dengan AS dan Israel. Anggota politbiro Houthi, Mohammed al-Bukhaiti, mengatakan, bahwa penutupan akan terbatas pada kapal-kapal yang terkait dengan agresi terhadap Iran, Lebanon, Palestina, atau Irak.
Houthi menimbang beberapa langkah untuk membantu Iran di tengah berkecamuknya perang di Timur Tengah. Selat Bab Al-Mandab dikenal sebagai satu jalur perlintasan strategis khususnya untuk perdagangan minyak dan gas, yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden
View this post on Instagram