Kamis 26 Mar 2026 14:11 WIB

Kembaran Anak Harimau Hara, Huru, Ikut Mati di Kebun Binatang Bandung

Hara dan Guru diduga mati karena terpapar virus.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Teguh Firmansyah
Induk Harimau Benggala (Panthera Tigris Tigris) menjaga dua anaknya yang baru lahir di Kebun Binatang Bandung, Bandung, Jawa Barat, Senin (18/8/2025). Kebun Binatang Bandung memiliki koleksi Harimau Benggala (Phantera Tigris Tigris) baru sebanyak dua ekor yang lahir pada 12 Juli 2025 dari pasangan yang bernama Jelita (betina) 4,5 tahun dan Sarukh Khan (jantan) 22 tahun, dengan kelahiran tersebut kini Kebun Binatang Bandung memiliki lima ekor Harimau Benggala (Phantera Tigris Tigris).
Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Induk Harimau Benggala (Panthera Tigris Tigris) menjaga dua anaknya yang baru lahir di Kebun Binatang Bandung, Bandung, Jawa Barat, Senin (18/8/2025). Kebun Binatang Bandung memiliki koleksi Harimau Benggala (Phantera Tigris Tigris) baru sebanyak dua ekor yang lahir pada 12 Juli 2025 dari pasangan yang bernama Jelita (betina) 4,5 tahun dan Sarukh Khan (jantan) 22 tahun, dengan kelahiran tersebut kini Kebun Binatang Bandung memiliki lima ekor Harimau Benggala (Phantera Tigris Tigris).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Jawa Barat membenarkan bahwa kembaran anak harimau Hara, yakni Huru ikut mati diduga terpapar virus. Kabar itu dibenarkan oleh  Humas BBKSDA Jabar Eri Mildrayana saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2026).

"Betul (Huru mati)," ujarnya tanpa menjelaskan lebih detail terkait hal itu.

Baca Juga

Sebelumnya, Hara seekor anak Harimau Benggala berusia 8 bulan di Kebun Binatang Bandung mati akibat terpapar virus Feline Panleukopenia yang berasal dari pasangan induknya Shah Rukh Khan dan Jelita belum lama ini. Hara memiliki saudara kembar bernama Huru.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan kronologi Hara seekor anak harimau Benggala mati berawal dari induknya yang merupakan pembawa atau carrier virus. Ia menyebut kedua ekor anak harimau Benggala itu sejak lahir sudah terinfeksi.

"Ini virus khas keluarga kucing besar. Keduanya sudah terinfeksi sejak lahir yang satu tidak terselamatkan, yang satu sedang kita upayakan (pertolongan)," ucap dia di sela-sela meninjau Terminal Leuwipanjang, Rabu (25/3/2026).

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi