Rabu 18 Mar 2026 07:54 WIB

Tarik Suaka dari Australia, Para Pemain Timnas Sepak Bola Wanita Iran Pulang via Turki

Hanya tersisa dua pemain yang berada di Australia.

Rep: Fitriyanto/ Red: A.Syalaby Ichsan
Timnas sepakbola wanita Iran saat menjalani latihan.
Foto: Al-Arabiya
Timnas sepakbola wanita Iran saat menjalani latihan.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Tim sepak bola wanita Iran tiba di Istanbul, Turki, Selasa (17/3/2026), dalam perjalanan kembali ke negaranya setelah lima pemain memutuskan menarik klaim suaka yang sebelumnya diajukan di Australia.

Kedatangan para pemain di Bandara Internasional Istanbul menjadi sorotan, menyusul dinamika yang terjadi selama mereka mengikuti turnamen di Australia. Sebelumnya, otoritas Australia sempat memberikan visa kemanusiaan kepada enam pemain dan satu staf tim, setelah mereka mengajukan suaka dengan alasan kekhawatiran akan keselamatan jika kembali ke Iran.

Baca Juga

Kekhawatiran tersebut mencuat usai sejumlah pemain tidak menyanyikan lagu kebangsaan dalam laga Piala Asia Wanita awal bulan ini. Aksi itu memicu spekulasi terkait tekanan politik yang mereka hadapi.

Meski demikian, perkembangan terbaru menunjukkan perubahan sikap para personel. Lima pemain memilih mencabut permohonan suaka dan kembali bergabung dengan skuad di Kuala Lumpur, Malaysia. Dengan demikian, kini hanya tersisa dua pemain yang masih berada di Australia.

Perjalanan tim ini berlangsung di tengah situasi geopolitik yang memanas. Partisipasi Iran di Piala Asia Wanita bertepatan dengan meningkatnya konflik di kawasan, termasuk serangan yang dilaporkan melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Iran sendiri harus mengakhiri kiprahnya lebih cepat di turnamen tersebut setelah tersingkir lebih dari sepekan lalu.

Hingga kini, belum ada kepastian mengenai kelanjutan perjalanan tim dari Istanbul menuju Iran. Situasi ini masih menjadi perhatian, mengingat faktor keamanan dan kondisi politik yang menyertai kepulangan mereka.

Berita Lainnya

Rekomendasi